ANALISIS FAKTOR PERKEMBANGAN USAHA TENUN ADAT BUMPAK DI KABUPATEN SELUMA

Nurlin, Nurlin and Effed , Darta Hadi and Muhartini , Salim (2014) ANALISIS FAKTOR PERKEMBANGAN USAHA TENUN ADAT BUMPAK DI KABUPATEN SELUMA. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,II-14-nur.FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,II-14-nur.FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Di tengah masyarakat banyak berkembang berbagai usaha dalam skala kecil menengah. Namun, banyak dari usaha tersebut yang tidak berkembang secara optimal dikarenakan berbagai faktor, baik faktor internal yang berasal dari pihak pengusaha, seperti motivasi diri, tingkat pengetahuan dan pendidikan, serta keterampilan dalam menjalankan usaha maupun faktor eksternal yang berasal dari luar pengusaha, seperti dukungan dan pembinaan dari Pemerintah Daerah, ketersediaan dan harga bahan baku, kredit modal usaha, teknologi, sosial ekonomi masyarakat, dan sebagainya. Salah UKM yang lambat berkembang di Kabupaten Seluma adalah tenun adat Bumpak yang masih hidup dan berkembang di Desa Kampai dan Masmambang, Kecamatan Talo. Agar dapat dijadikan sebagai masukan dan evaluasi bagi pengusaha tenun adat tersebut dan Pemerintah Kabupaten Seluma, khususnya bagi Dinas Perdagangan dan Perindustrian pada masa mendatang, maka penulis tertarik untuk meneliti faktor perkembangan usaha tenun adat Bumpak di Kabupaten Seluma. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan usaha tenun adat Bumpak di Kabupaten Seluma. Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang secara substansial berisikan estimasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan Usaha Kecil Menengah tenun adat Bumpak, khususnya di Desa Kampai dan Masmambang, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma. Hasil penelitian menunjukkan (1) faktor internal yang meliputi motivasi diri, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan daya saing dengan persentase 24,297% (faktor terbesar) yang berarti faktor ini merupakan faktor dominan yang mampu menjelaskan 24,297% dari variasi variabel-variabel yang ada; (2) faktor modal usaha dan kompetitor yang meliputi modal usaha, pinjaman kredit modal usaha, kemudahan memperoleh kredit modal usaha, kehadiran kompetitor, dan kualitas produk kompetitor dengan persentase sebesar 10,293% yang berarti faktor ini mampu menjelaskan sebesar 10,293% dari variasi variabel-variabel yang ada; (3) faktor manajemen dan pelayanan yang meliputi komunikasi, kualitas pelayanan, kompetensi manajerial, dan sistem manajemen dengan persentase 8,254% yang berarti faktor ini mampu menjelaskan sebesar 10,293% dari variasi variabel-variabel yang ada; (4) faktor lokasi dan produksi yang meliputi tenaga kerja, lokasi tempat usaha, kondisi tempat usaha, harga bahan baku, kemudahan memperoleh bahan baku, dan penggunaan teknologi dengan persentase 7,947% yang berarti faktor ini mampu menjelaskan sebesar 7,947% dari variasi variabel-variabel yang ada; (5) faktor pemasaran yang meliputi mitra atau relasi, jumlah jaringan pemasaran, jarak jaringan pemasaran, strategi promosi, dan intensitas promosi dengan persentase 5,885% yang berarti faktor ini mampu menjelaskan sebesar 5,885% dari variasi variabel-variabel yang ada; dan (6) faktor masyarakat dan Pemerintah yang meliputi dukungan kebijakan Pemerintah Daerah, pembinaan dari Pemerintah Daerah, sosial budaya masyarakat, dan kondisi pasar dengan persentase 4,963% (faktor terkecil) yang berarti faktor ini mampu menjelaskan sebesar 4,963% dari variasi variabel- variabel yang ada. Agar eksistensi dalam dunia usaha yang ditekuni dapat bertahan serta mampu meningkatkan daya saing terhadap tantangan yang ada, sebaiknya motivasi yang ada pada diri para pengrajin tenun adat Bumpak harus diimbangi dengan (a) mau kerja keras dalam upaya pencapaian tujuan dan target yang diinginkan, (b) percaya diri dan memiliki kepercayaan terhadap keberhasilan pencapaian tujuan dan target yang diinginkan, dan (c) pandai dalam membuat keputusan bisnis dengan tetap belajar untuk memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan agar wawasan menjadi luas, terutama mengenai bisnis yang mereka ditekuni. Selain itu, para pengrajin tenun adat Bumpak mengetahun semua semua faktor yang mempengaruhi perkembangan usaha mereka, sehingga segala bentuk kendala yang timbul mampu diatasi dengan cara yang bijak yang pada akhirnya motivasi awal dalam berwirausaha dapat terwujud secara optimal. Pemerintah Kabupaten Seluma memberikan pembinaan yang secara intensif dan berkala terhadap para pengrajin tenun adat Bumpak dengan mendatangkan ahli dibidang pertenunan serta pelatihan Kewirausahaan dan Achievement Motivation Training (AMT) ataupun melakukan studi banding ke daerah lain yang usaha tenunnya telah berkembang dan terkenal yang sejenis dan juga membantu memfasilitasi di ajang pameran lokal maupun nasional untuk promosi, sehingga untuk masa mendatang para pengrajin mampu menghasilkan produk dengan desain yang lebih menarik, namun harga tetap bersaing. Dalam hal ini tenun Bumpak diharapkan mempunyai wadah seperti galeri dipusat kota untuk display dan promosi produknya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Manajemen
Depositing User: 023 Dody Sahdani
Date Deposited: 20 Nov 2014 15:00
Last Modified: 20 Nov 2014 15:00
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9805

Actions (login required)

View Item View Item