PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA BENGKULU

Wijaya, Afoni and Lizar , Alfansi and Benardin, Benardin (2014) PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA BENGKULU. EKONOMI DAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN , 5 (2). pp. 86-95. ISSN 1979-7338

[img]
Preview
Archive (Article)
Pengelolaan.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini belum diketahui bagaimana sistem pengelolaan sampah di kota Bengkulu khususnya di wilayah paling padat penduduknya. Dalam aspek Kelembagaan yang umum terjadi adalah jumlah personil yang tidak sebanding dengan jumlah yang dihasilkan oleh wilayah yang di layani dan persepsi masyarakat mengenai pengelolaan sampah di wilayahnya.Dengan mengetahui bagaimana sistem sistem pengelolaan sampah dan persepsimayarakat, maka akan dapat ditemukan antara permasalahan sampah yang ada persepsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui sistem pengelolaan sampah di Kota Bengkulu, standar normatif pengelolaan sampah di Kota Bengkulu dan kinerja pengelolaan sampah di Kota Bengkulu menurut persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil dari 50 responden dari seluruh kecamatan di Kota Bengkulu dan wawancara dengan pejabat yang berwenang di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bengkulu.Metode analisis yang digunakan analisis diskriptif kualitatif.Metode ini digunakan untuk melihat untuk menyajikan masalah yang ada sekarang berdasarkan data-data yang diperoleh dari lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah di Kota Bengkulu komponennya sudah cukup memadai antara lain telah tersedianya aspek kelembagaan, aspek hukum, aspek pembiayaan, sarana dan prasarana dan Tempat Pembuangan Akhir dimana semua aspek tersebut telah saling terkait dan saling mendukung. Standar normatif pengelolaan sampah di Kota Bengkulu menyatakan jumlah sampah yang terangkut sebanyak 600m3 per hari, dengan luas daerah terlayani baru 6 kecamatan dari 8 kecamatan yang ada di Kota Bengkulu. Kinerja pengelolaan sampah di Kota Bengkulu menurut persepsi masyarakat masih masuk dalam kategori kurang baik yaitu kondisi kebersihan, sarana dan prasarana, personil dan tanggapan keluhan.Rekomendasi yang dapat diberikan melalui penelitian ini adalah pemerintah daerah perlu meningkatkan luas wilayah terlayani. Hal ini dapat terwujud jika ada dukungan dana yang memadai pada APBD untuk pengadaan dan perbaikan kendaraan operasional pengelolaan sampah,penambahan personel dan melakukan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah pada masyarakat.

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economy > Journal
Depositing User: 021 Nanik Rachmawati
Date Deposited: 28 Mar 2014 15:58
Last Modified: 28 Mar 2014 15:58
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/7035

Actions (login required)

View Item View Item