PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN MERDEKA (Chromolaena odorata L.) TERHADAP INDEKS TUKAK, RASIO PROTEKSI, DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI LAMBUNG TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI ETANOL

KURNIA WATI, NOVAL and Reza, Satria Rinald and Sal, Prima Yudha (2022) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN MERDEKA (Chromolaena odorata L.) TERHADAP INDEKS TUKAK, RASIO PROTEKSI, DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI LAMBUNG TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI ETANOL. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
NOVAL KURNIA WATI -Farmasi Juni.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Tumbuhan merdeka (Chromolaena odorata L.) adalah tumbuhan liar yang
sering dianggap sebagai pengganggu (gulma), namun Chromolaena odorata L.
memiliki kandungan metabolit sekunder diantaranya yaitu flavonoid, alkaloid,
tanin, saponin, dan steroid yang berperan sebagai gastroprotektif. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun merdeka (EDM)
terhadap indeks tukak, rasio proteksi, dan gambaran histopatologi lambung tikus
serta untuk mengetahui berapa konsentrasi EDM yang efektif sebagai
gastroprotektif pada tikus yang diinduksi etanol. Penelitian yang dilakukan yaitu
penelitian eksperimental secara in vivo. Sebanyak 30 ekor tikus putih jantan
(Rattus norvegicus) dibagi menjadi 6 kelompok dan diberi perlakuan kelompok I
(kontrol sehat, tanpa perlakuan), kelompok II (kontrol positif, diberikan sukralfat
dosis 360 mg/kgBB), kelompok III (kontrol negatif, tikus hanya diberikan induksi
etanol 96% pada 24 jam sebelum pembedahan), kelompok IV (EDM dosis 100
mg/KgBB), kelompok V (EDM dosis 200 mg/KgBB), kelompok VI (EDM dosis
400 mg/KgBB). Seluruh perlakuan dilakukan selama 14 hari. Setelah 1 jam
perlakuan pada hari ke 14, tikus diinduksi etanol 96% secara peroral dengan dosis
1 ml/ 200gBB, setelah 24 jam terinduksi etanol, tikus dikorbankan, dibedah, dan
lambung dipisahkan dari tubuh tikus, kemudian diamati secara makroskopis dan
dibuat preparat histopatologi untuk selanjutnya diamati secara mikroskopis. Hasil
yang diperoleh pada penelitian ini kelompok I memiliki indeks tukak sebesar 0
sedangkan kelompok II 2.98, kelompok III 4.18, kelompok IV, V, dan VI
berturut-turut yaitu 1.99, 1.77, dan 1.07. EDM dengan dosis 400 mg/KgBB
memiliki pengaruh paling besar terhadap indeks tukak, rasio proteksi, dan
gambaran histopatologi lambung tikus yang diinduksi etanol.
Kata kunci: Tumbuhan merdeka, Chromolaena odorata, Tukak lambung,
Gastroprotektif, Etanol.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Pharmacy
Depositing User: Oka Ariani S.IPust
Date Deposited: 13 Nov 2025 01:26
Last Modified: 13 Nov 2025 01:32
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/31668

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200