ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN DENGAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE, ZMIJEWSKI, DAN GROVER PADA PERUSAHAAN RITEL YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2015-2018

Racmayanti, Eni and Dewi, Rahmayanti (2020) ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN DENGAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE, ZMIJEWSKI, DAN GROVER PADA PERUSAHAAN RITEL YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2015-2018. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
SKRIPSI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Kebangkrutan adalah kegagalan perusahaan dalam menjalankan operasi
perusahaan untuk menghasilkan suatu laba. Ada banyak pihak yang akan
dirugikan jika suatu perusahaan mengalami kebangkrutan, untuk itulah analisis
kebangkrutan sangatlah penting bagi perusahaan untuk mengetahui keadaan
perusahaan, sehingga bisa melakukan perbaikan-perbaikan dan perencanaan agar
resiko kebangkrutan dapat dihilangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui prediksi keabngkrutan perusahaan Ritel yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) dengan menggunakan metode Altman Z-Score, Springate,
Zmijewski dan Grover. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif
komperatif untuk menjelaskan dan membandingkan 4 metode prediksi
kebangkrutan, data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu data yang
diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diambil melalui
website www.idx.co.id. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan Ritel yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2018.
Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling
yaitu teknik penentuan dengan pertimbangan tertentu. Sampel dalam penelitian ini
adalah sebanyak 11 perusahaan dari 24 perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia selama periode penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan
Excel dan SPSS 24 untuk mengolah data. Berdasarkan hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa dari hasil perhitungan tiap metode prediksi tersebut terdapat
perbedaan hasil perhitungan tiap metode dikarenakan nilai cutt off dan komponen
perhitungan variabel yang berbeda antara metode prediksi kebangkrutan. Kondisi
perusahaan yang dianalisis dengan metode Altman Z-Score terdapat 1 perusahaan
ix
berpotensi bangkrut, 4 perusahaan berada dalam grey area. Metode Springate
terdapat 6 perusahaan berpotensi bangkrut.
Sedangkan metode Zmijewski dan Grover memprediksi tidak ada
perusahaan yang berpotensi bangkrut. Metode Zmijewski dan Grover merupakan
metode prediksi kebangkrutan terakurat dibandingkan dengan metode Altman Z�Score dan Springate. Nilai akurasi metode Zmijewski dan Grover sebesar 72%
dengan nilai Type Error I sebesar 27% dan Type Error II sebesar 0%. Di posisi
selanjutnya ditempati oleh metode Springate dengan tingkat akurasi sebesar 36%,
nilai Type Error I sebesar 18% dan Type Error II sebesar 45%. Di posisi terakhir
ditempati metode Altman Z-Score dengan tingkat akurasi sebesar 27%, nilai Type
Error I sebesar 27%, Type Error II 0% dan Grey Area sebesar 36%.Saran yang
dapat disampaikan pada perusahaan Ritel sebaiknya melakukan evaluasi dalam
manajemen perusahaan dengan menindaklanjuti masalah internal perusahaan
sehingga dapat dilakukan upaya lebih dini untuk mencegah kebangkrutan, dengan
cara mengurangi liabilitas dan meningkatkan likuiditas dan probabilitas.
Kata Kunci : Altman Z-Score, Kebangkrutan, Grover, Springate, Zmijewski

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economy > Department of Management
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 13 Nov 2025 07:44
Last Modified: 13 Nov 2025 07:44
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/31784

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200