Bela, Mieliana Marta (2020) BIASES OF INVESTORS IN INVESTMENT DECISION MAKING (Study on Investors in Bengkulu City). Other thesis, Universitas Bengkulu.
Skripsi Mieliana Marta Bela.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Keputusan investasi merupakan proses memilih alternatif tertentu dari
banyak alternatif yang tersedia, merupakan proses rumit yang melibatkan berbagai
analisis dari faktor pribadi, teknis, dan situasional (Subash:2006). Behavioural
finance berusaha mengungkapkan bahwa setiap individu berubah dan
berkembang, sejalan dengan perubahan informasi dan kondisi yang dihadapi
investor terdapat pengaruh psikologi yang menyebabkan investor kadang
mengalami keirasionalan dalam membuat keputusan investasi. Behavioral finance
terbagi menjadi faktor-faktor bias perilaku bias kognitif (cognitive bias) dan bias
emosi (emotional bias). Penelitian ini melihat apakah investor mengalami bias
kognitif (ancoring dan adjustment bias, illusion of control bias, mental
accounting bias, cognitive dissonance bias dan overconfidence bias) serta bias
emosi (status quo bias, regret aversion bias dan optimism bias) dalam
pengambilan keputusan investasi.
Penelitian ini dilakukan untuk meneliti bias-bias yang dialami investor
dalam pengambilan keputusan investasi (studi pada investor di Kota Bengkulu).
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode analisis
deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu
data yang diperoleh melalui penyebaran kuisioner dan wawancara hanya sebagai
penguat dengan menggunakan panduan kuisioner dan hasil wawancara diolah
menjadi data kuisioner pada investor di Kota Bengkulu. Sampel yang digunakan
dalam penelitian ini sebanyak 399 responden. Dalam penelitian ini menggunakan
Microsoft Exel untuk mengolah data.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada investor di Kota
Bengkulu, mayoritas investor mengalami bias kognitif (cognitive bias) dan bias
emosi (emotional bias), pada bias kognitif yang paling dominan dialami investor
adalah ancoring dan adjustment bias ,sedangkan pada bias emosi yang paling
dominan dialami investor adalah regret aversion bias. Hasil secara keseluruhan
bias emosi lebih dominan dialami investor dibandingkan bias kognitif dalam
pengambilan keputusan investasi investor di Kota Bengkulu. Serta ditemukan
bahwa antara bias yang dialami investor di Kota Bengkulu dapat saling terkait
atau dapat diartikan bahwa seorang investor bisa jadi mengalami lebih dari satu
bias. Hal ini mengindikasikan bahwa tanpa disadari terdapat bias yang terlibat
dalam perilaku investor dalam pengambilan keputusan investasi mereka.
Kedepannya investor harus lebih berhati-hati dan berperilaku rasional ketika
melakukan keputusan investasi. Investor harus selalu menganalisis berbagai
informasi yang tersedia. Selain itu, sebaiknya investor merencanakan investasinya
dalam waktu yang panjang sebelum membuat keputusan investasi. Hal ini untuk
mencegah investor bertindak secara irasional dan membuat keputusan yang salah
dalam berinvestasi.
Keywords: Ancoring dan adjustment bias, illusion of control bias, overconfidence
bias, regret aversion bias, optimism bias, keputusan investasi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Economy > Department of Management |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 13 Nov 2025 08:39 |
| Last Modified: | 13 Nov 2025 08:39 |
| URI: | http://repository.unib.ac.id/id/eprint/31800 |

