PARDEDE, A FAHREZI and Sumardi, Sumardi and Fahrurrozi, Fahrurrozi (2026) PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI PUPUK ORGANIK CAIR AZOLLA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA URBAN FARMING. Other thesis, Universitas Bengkulu.
Skripsi A Fahrezi Pardede_compressed - A Fahrezi Pardede.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (1MB)
Abstract
sebagai menu konsumsi keluarga, namun ketersediaannya di pasar tidak
banyak. Masyarakat tidak harus bergantung dengan ketersediaan di pasar, karena
dapat mengusahakannya sendiri di pekarangan rumah. Meskipun ketersediaan
lahan sangat terbatas, budidaya kailan dapat dilakukan dengan menggunakan
konsep Urban Farming melalui polybag atau pot-pot sejenis. Pupuk organik dapat
digunakan sebagai sumber nutrisi tanaman karena tidak meninggalkan residu
kimia. Pupuk organik cair (POC) Azolla pinnata berpotensi menjadi alternatif
karena kaya unsur hara dan mudah diserap tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi aplikasi POC Azolla pinnata serta
interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil kailan. Satuan percobaan ditata
dalam Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan rancangan dasar menggunakan
Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Konsentrasi POC Azolla pinnata
(5%, 10%, 15%, dan 20%) ditempatkan sebagai Petak Utama (PU) dan frekuensi
aplikasi (1, 2, 3, dan 4 kali) ditempatkan pada Anak Petak (AP). Variabel yang
diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, tingkat kehijauan
daun, luas daun, bobot segar tajuk, bobot segar daun, bobot segar akar, bobot
kering tajuk, bobot kering daun, dan bobot kering akar. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa konsentrasi dan frekuensi aplikasi POC Azolla pinnata
berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel yang diamati, demikian pula
interaksinya dari kedua perlakuan yang diberikan. Konsentrasi 5% dengan
frekuensi 3 kali aplikasi memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik, ditunjukkan
oleh peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, tingkat
kehijauan daun, serta bobot segar dan kering tajuk, daun, dan akar tertinggi.
Konsentrasi yang lebih tinggi tidak meningkatkan hasil, sebaliknya menurunkan.
Perlakuan terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kailan dalam sistem
Urban farming adalah dengan memberikan POC Azola pinnata dengan
konsentrasi 5% dan frekuensi aplikasi 3 kali, yakni pada umur 10, 15, 20 dan 25
HST
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Agroecotechnology |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 03:15 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 03:15 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33012 |

