Novansa, Dimas Arya and Siswahyono, Siswahyono and Hefri, Oktoyoki (2026) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN EKOWISATA WILAYAH PENYANGGA TAMAN WISATA ALAM SEBLAT DI KABUPATEN BENGKULU UTARA PROVINSI BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.
Skripsi PDF - Arya Novansa.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (4MB)
Abstract
Pengembangan ekowisata di kawasan penyangga memiliki peran penting dalam mendukung konservasi
sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Desa Suka Baru sebagai desa penyangga Taman
Wisata Alam (TWA) Seblat di Kabupaten Bengkulu Utara memiliki berbagai potensi sumber daya alam dan
sosial budaya yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik ekowisata. Namun, keberhasilan pengembangan
ekowisata sangat dipengaruhi oleh persepsi dan dukungan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk
(1) mengidentifikasi potensi atraksi ekowisata di Desa Suka Baru, dan (2) mengetahui persepsi masyarakat
terhadap pengembangan ekowisata di wilayah penyangga TWA Seblat.
Penelitian dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025 di Desa Suka Baru, Kecamatan Marga Sakti Seblat,
Kabupaten Bengkulu Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi,
wawancara, dan penyebaran kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 40 kepala keluarga yang dipilih dengan
teknik simple random sampling dari total 390 KK.
Analisis persepsi masyarakat dilakukan menggunakan skala Likert terhadap empat komponen
pengembangan pariwisata, yaitu attraction (atraksi), accessibility (aksesibilitas), amenity (fasilitas), dan
ancillary (pelayanan tambahan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Suka Baru memiliki potensi atraksi
ekowisata yang beragam, antara lain Pusat Latihan Gajah (PLG) Seblat, aktivitas susur Sungai Seblat, kegiatan
pertanian sawah, serta kesenian tradisional seperti tari gandai dan kuda lumping. Secara umum, masyarakat
menunjukkan persepsi yang positif terhadap pengembangan ekowisata. Masyarakat menilai atraksi yang ada
cukup menarik, mendukung peningkatan fasilitas wisata, perbaikan aksesibilitas, serta bersedia terlibat dalam
pelayanan tambahan seperti menjadi pemandu wisata, menyediakan paket wisata, dan mengikuti pelatihan.
Hal ini menunjukkan adanya kesiapan sosial masyarakat untuk mendukung pengembangan ekowisata
berbasis masyarakat di kawasan penyangga TWA Seblat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan
ekowisata di Desa Suka Baru berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan masyarakat,
namun tetap memerlukan peningkatan infrastruktur, pengelolaan kelembagaan, serta sinergi antar pemangku
kepentingan agar manfaat ekonomi dan konservasi dapat berjalan seimbang
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Forestry |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:59 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:59 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33261 |

