PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT BAMBANG LANANG (Michelia champaca L.)

Sitanggang, Risdom Defianti and Guswarni, Anwar and Maria, Paulina (2026) PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT BAMBANG LANANG (Michelia champaca L.). Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
SKRIPSI RISDOM DEFIANTI SITANGGANG - Risdom sitanggang.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Bambang lanang (Michelia champaca L.) merupakan jenis tanaman kehutanan lokal
yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pertumbuhan bibitnya pada fase pembibitan
sering mengalami kendala akibat keterbatasan perkembangan sistem perakaran dan
rendahnya ketersediaan unsur hara pada media tanam. Pemanfaatan FMA dan pupuk
kandang sapi diharapkan mampu meningkatkan penyerapan hara dan mendukung
pertumbuhan bibit secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
interaksi antara FMA dan pupuk kandang sapi serta menentukan dosis kombinasi, dosis
FMA, dan dosis pupuk kandang sapi yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan
bibit bambang lanang.
Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga September 2025 di rumah jaring
lahan persemaian Laboratorium Kehutanan Universitas Bengkulu. Metode yang digunakan
adalah adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis
FMA dan dosis pupuk kandang sapi. Faktor FMA terdiri atas empat taraf, yaitu M0 tanpa
FMA, M1 (10g FMA per polybag), M2 (15g FMA per polybag), dan M3 (18g FMA per
polybag. Faktor pupuk kandang sapi terdiri atas empat taraf, yaitu K0 (tanpa pupuk
kandang), K1 (150g per polybag), K2 (200g per polybag), K3 (300g per polybag).
Kombinasi perlakuan berjumlah 16, masing-masing diulang sebanyak lima kali sehingga
diperoleh 80 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam
(ANOVA), dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara FMA dan pupuk kandang sapi
berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap beberapa variabel pertumbuhan bibit, yaitu
pertambahan tinggi, pertambahan jumlah daun, berat basah bagian atas, berat kering bagian
atas, dan berat basah akar. Kombinasi perlakuan M3K2 (FMA 18g dan pupuk kandang sapi
200g per polybag) menghasilkan tingkat kolonisasi akar tertinggi sebesar 80% serta jumlah
spora yang tinggi. Namun, interaksi FMA dan pupuk kandang sapi tidak berpengaruh nyata
terhadap variabel pertambahan diameter, kepadatan klorofil daun, dan berat kering akar.
Pemberian FMA secara tunggal berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap seluruh
variabel pertumbuhan bibit, dengan dosis 18g per polybag. Pupuk kandang sapi juga
berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel pertumbuhan, dengan dosis 200g per polybag.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: Sugiarti, S.IPust
Date Deposited: 01 Jul 2026 03:02
Last Modified: 01 Jul 2026 03:02
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33262

Actions (login required)

View Item
View Item