Gunawan, Romi and Ketut, Sukiyono and Mochammad, Ridwan and M. Mustopa, Romdhon (2026) STUDI DETERMINAN CAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) DESA DI PROVINSI BENGKULU. Doctoral thesis, Universitas Bengkulu.
DISERTASI SETOR PERPUS - Romi FEB UNIB (1).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (1MB)
Abstract
Pembangunan berkelanjutan telah menjadi paradigma utama pembangunan global sejak
ditetapkannya Sustainable Development Goals (SDGs) pada tahun 2015. Di Indonesia,
komitmen global tersebut diinternalisasikan hingga ke tingkat desa melalui kebijakan
SDGs Desa sebagai kerangka pembangunan desa yang berkelanjutan. Meskipun
implementasi SDGs Desa secara nasional menunjukkan perkembangan yang positif,
capaian antarwilayah masih menunjukkan ketimpangan, baik dari sisi aspek sosial,
ekonomi, lingkungan, maupun kelembagaan. Provinsi Bengkulu merupakan salah satu
wilayah yang mencatat peningkatan skor SDGs Desa lebih tinggi dibandingkan rata-rata
Sumatra dan nasional, namun capaian tersebut masih didominasi pemenuhan kebutuhan
dasar dan layanan sosial. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana
potensi desa mampu mendorong pencapaian SDGs Desa secara lebih komprehensif dan
berkelanjutan.
Disertasi ini bertujuan untuk: (1) menganalisis karakteristik potensi desa dan capaian
pembangunan desa berbasis SDGs di Provinsi Bengkulu; (2) menguji pengaruh sumber
daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), sumber daya ekonomi (SDE), dan
lembaga ekonomi (LE) terhadap potensi desa; (3) menguji pengaruh SDA, SDM, SDE, LE
dan potensi desa terhadap capaian SDGs Desa; serta (4) memformulasikan strategi
percepatan pencapaian SDGs Desa berbasis potensi desa. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling
(SEM-PLS). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari PODES
2024 (BPS) dan data SDGs Desa Tahun 2024 dari Kementerian Desa, Pembangunan
Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, yang mencakup seluruh 1.447 desa (Kemendes-
PDTT, 2024) di sembilan kabupaten di Provinsi Bengkulu.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Secara keseluruhan, Potensi desa di Provinsi
Bengkulu memiliki heterogenitas yang rendah, baik SDA, SDM, SDE dan LE. Capaian
SDGs desa di Bengkulu termasuk dalam kategori sedang dengan rata-rata sebesar 52,93.
Dimana SDGs 7 (Energi terbarukan) dan SDGs 16 (desa damai dan berkeadilan) memiliki
skor tertinggi serta capaian terendah dicapai pada SDGs 12 (Konsumsi & Produksi
Berkelanjutan) dan SDGs 15 (Peduli Ekosistem daratan); SDA tidak memiliki pengaruh
positif dan signifikan terhadap potensi desa sedangkan SDM dan SDE memiliki pengaruh
yang positif dan signifikan terhadap potensi desa; SDA, SDM, SDE dan Potensi Desa tidak
memiliki pengaruh yang positif dan dan signifikan terhadap SDGs Desa. sementara LE
merupakan satu-satunya variabel yang mempunyai pengaruh positif yang signifikan
terhadap capaian SDGs Desa di Provinsi Bengkulu; dan Rekomendasi strategi yang dapat
dilakukan sebagai upaya percepatan peningkatan capaian SDGs Desa adalah dengan
vii
meningkatkan tata pengelolaan SDA dan potensi yang tersedia, serta memanfaatkan SDM
secara optimal. Meskipun saat ini belum memiliki pengaruh yang besar terhadap capaian
SDGs Desa, namun faktor-faktor ini merupakan kunci dalam menentukan SDGs Desa di
masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Postgraduate Program > Doctor Economics |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:22 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:22 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33267 |

