Br Pinem, Devi Purnama Sari and Hery, Suhartoyo, and Maria, Paulina (2026) PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT BAMBANG LANANG (Michelia champaca L.). Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI_DEVI PURNAMA SARI _E1B020024-dikompresi_compressed - Devi purnama Sari Br Pinem.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (1MB)
Abstract
Bambang lanang (Michelia champaca L.) merupakan salah satu jenis tanaman
kehutanan cepat tumbuh yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis, sehingga penyediaan
bibit berkualitas menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanaman di lapangan. Media
tanam dan ketersediaan unsur hara merupakan faktor eksternal utama yang memengaruhi
pertumbuhan bibit di persemaian. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh komposisi
media tanam terbaik, dosis pupuk organik cair (POC) terbaik, serta mengetahui interaksi
keduanya terhadap pertumbuhan bibit bambang lanang.
Penelitian dilaksanakan pada September–Desember 2024 di persemaian
Laboratorium Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu. Rancangan yang
digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dua faktor dengan empat
ulangan. Faktor pertama adalah komposisi media tanam cocopeat dan top soil: P1
(0%:100%), P2 (25%:75%), P3 (50%:50%), dan P4 (100%:0%). Faktor kedua adalah dosis
POC: G0 (0 ml/L), G1 (5 ml/L), G2 (10 ml/L), dan G3 (15 ml/L). Variabel yang diamati
meliputi tinggi, diameter, jumlah daun, berat basah dan kering batang, berat basah dan kering
akar, serta Indeks Mutu Bibit (IMB). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut
BNT taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam berpengaruh nyata
terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan, kecuali diameter batang. Media terbaik
diperoleh pada P1 (top soil 100%) yang memberikan nilai tertinggi pada tinggi bibit, jumlah
daun, berat basah dan kering batang, berat basah dan kering akar, serta IMB. Dosis POC
berpengaruh nyata terhadap tinggi, berat basah dan kering batang, berat basah dan kering
akar, serta IMB, dengan dosis terbaik pada G1 (5 ml/L). Pemberian dosis lebih tinggi
cenderung menurunkan pertumbuhan. Interaksi media tanam dan dosis POC berpengaruh
nyata pada beberapa parameter biomassa dan IMB. Disimpulkan bahwa penggunaan media
top soil 100% dan pemberian POC dosis 5 ml/L merupakan kombinasi terbaik untuk
meningkatkan pertumbuhan dan mutu bibit bambang lanang di persemaian. Hasil ini dapat
menjadi acuan dalam penyediaan bibit bambang lanang yang berkualitas.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Forestry |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:16 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:16 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33268 |

