Al Hidayat, Rahmat and Kamaludin, Kamaludin and Mochammad, Ridwan and Lela, Rospida (2025) KAJIAN PEMBANGUNAN EKONOMI LOKAL (Studi Kasus Peran BUM Desa terhadap Pembangunan Ekonomi Pulau Enggano). Doctoral thesis, Universitas Bengkulu.
Disertasi Rahmat Al Hidayat oke - Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Bengkulu.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Pembangunan ekonomi lokal merupakan salah satu strategi penting untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan
antarwilayah, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) seperti
Pulau Enggano. Wilayah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar, baik
di sektor kelautan, pertanian, peternakan, maupun pariwisata. Namun demikian,
berbagai kendala geografis dan keterbatasan infrastruktur menjadikan pemanfaatan
potensi tersebut belum optimal. Salah satu instrumen penting dalam pembangunan
ekonomi lokal adalah Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), yang diharapkan
mampu menjadi penggerak ekonomi desa melalui pengelolaan potensi lokal.
Sayangnya, di Pulau Enggano, peran BUM Desa belum berjalan secara maksimal
dan masih menghadapi tantangan dari sisi kewirausahaan, inovasi, partisipasi
masyarakat, serta lemahnya modal sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris bagaimana peran
BUM Desa dalam memengaruhi pembangunan ekonomi lokal di Pulau Enggano.
Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
kewirausahaan, partisipasi penduduk, dan inovasi terhadap pembangunan ekonomi
lokal, serta peran modal sosial dalam memoderasi hubungan tersebut. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang diperkuat dengan
wawancara mendalam. Data primer diperoleh dari masyarakat di enam desa yang
memiliki BUM Desa aktif di Kecamatan Enggano, Provinsi Bengkulu sebanyak 78
orang. Teknik analisis yang digunakan mencakup partial least square (PLS) dan uji
moderasi untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dimensi utama peran BUM
Desa, yaitu kewirausahaan, partisipasi penduduk, dan modal sosial, memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap pembangunan ekonomi lokal. Inovasi tidak
memiliki pengaruh signifikan terhadap pembangunan ekonomi lokal di Enggano.
Kewirausahaan terbukti menjadi motor penggerak aktivitas usaha desa yang
mampu menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja. Partisipasi
masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program BUM Desa
juga berdampak positif dalam memperkuat rasa memiliki dan meningkatkan
keberhasilan program. Modal sosial memberikan kontribusi terhadap peningkatan
daya saing dan kemandirian ekonomi desa. Selain itu, modal sosial berperan
sebagai variabel moderator yang memperkuat pengaruh kedua variabel tersebut
vii
terhadap pembangunan ekonomi lokal, terutama melalui kepercayaan sosial,
jaringan kerja, dan norma-norma kolektif di masyarakat.
Secara teoritis, temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan
literatur mengenai pembangunan ekonomi lokal berbasis kelembagaan desa,
terutama dalam konteks wilayah kepulauan yang memiliki karakteristik tersendiri.
Temuan ini juga memperkuat teori-teori yang menempatkan modal sosial,
partisipasi komunitas, dan kewirausahaan sebagai fondasi penting dalam
pembangunan yang berkelanjutan. Sementara secara praktis, hasil penelitian ini
dapat dijadikan dasar oleh pemerintah daerah dan para pengambil kebijakan untuk
merancang strategi penguatan BUM Desa yang lebih kontekstual, adaptif, dan
berbasis potensi lokal.
Penelitian ini merekomendasikan beberapa hal penting. Pertama, perlunya
pelatihan dan pendampingan kewirausahaan secara berkala bagi pengelola BUM
Desa agar mampu menjalankan unit usaha secara profesional dan berorientasi pasar.
Kedua, meningkatkan partisipasi masyarakat dengan membangun mekanisme
komunikasi yang terbuka dan inklusif. Ketiga, mendorong terciptanya inovasi lokal
melalui kolaborasi antara BUM Desa, pemerintah, dan lembaga swadaya
masyarakat. Keempat, penguatan modal sosial harus menjadi bagian dari strategi
pembangunan desa, dengan menumbuhkan kepercayaan, solidaritas, dan budaya
gotong royong sebagai nilai-nilai utama dalam pengelolaan ekonomi desa. Dengan
pendekatan tersebut, BUM Desa di Pulau Enggano diharapkan mampu menjadi
lokomotif pembangunan ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Postgraduate Program > Doctor Economics |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 04:23 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 04:23 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33276 |

