Surya, Bagus Laksmana and Muhammad, Faiz Barchia and Sukisno, Sukisno (2026) PREDIKSI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PADA DAERAH IRIGASI KELINGI TUGUMULYO KABUPATEN MUSI RAWAS. Other thesis, Universitas Bengkulu.
Bagus Laksmana Surya_Skripsi Fix - surya laksmana.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (5MB)
Abstract
Perubahan penggunaan lahan merupakan indikator penting dalam pengelolaan sumber
daya alam dan perencanaan wilayah, khususnya di daerah irigasi yang berperan dalam
ketahanan pangan dan pengendalian air. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan
penggunaan lahan di Daerah Irigasi Kelingi pada tahun 2014, 2019 dan 2024, menganalisa
perubahan penggunaan lahan di Daerah Irigasi Kelingi Tugumulyo, tahun 2014, 2019 dan
2024, serta Memprediksi perubahan penggunaan lahan di Daerah Irigasi Kelingi Tugumulyo,
tahun 2029, 2034 dan 2039.
Penelitian ini dilakukan di Daerah Irigasi Kelingi Tugumulyo yang melewati
Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau. Waktu peneltian pada bulan November 2024
- Februari 2025. Data penggunaan lahan diperoleh melalui interpretasi citra satelit dan
dianalisis menggunakan matriks perubahan dan prediksi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa klasifikasi penggunaan lahan di Daerah Irigasi
Kelingi Tugumulyo pada tahun 2014, 2019, dan 2024 dibagi menjadi 8 (delapan) kelas yaitu
lahan sawah memiliki luas yang paling dominan 8.543,6 ha pada 2014 menjadi 8.445,98 ha
(2019) dan 8.231,04 (2024), perkebunan yang semula 2.486,25 ha (2014) menjadi 2.533,59 ha
(2019) dan 3.394,77 ha (2024), lahan terbangun 2.395,89 ha (2014) menjadi 2.450,24 ha
(2019) dan 2.504,6 ha (2024), semak belukar dari 1.743,22 (2014) menjadi 1.757,65 ha
(2019) dan 1.076,39 ha (2024), kolam irigasi 337,72 ha (2014) menjadi 361,97 ha (2019) dan
406,01 ha (2024), ladang 296,22 ha (2014) menjadi 309,31 ha (2019) dan 327,8 ha (2024),
lahan terbuka yang pada tahun 2014 dengan luas 158,04 menjadi 92,21 ha (2019) dan 20,34
ha (2024), sedangkan perairan memiliki luas yang tetap 69,62 ha. Perubahan penggunaan
lahan di Daerah Irigasi Kelingi Tugumulyo (2014–2024) menunjukkan dinamika signifikan.
Lahan terbangun meningkat dari 2.395,89 ha menjadi 2.504,60 ha (+4,54%), lahan
perkebunan dari 2.486,25 ha menjadi 3.394,77 ha (+36,54%), ladang dari 1.272,45 ha menjadi
1.408,38 ha (+10,66%), dan kolam irigasi dari 368,39 ha menjadi 442,82 ha (+20,22%).
Sebaliknya, lahan terbuka turun drastis dari 158,04 ha menjadi 20,34 ha (–87,13%), sawah
dari 8.543,60 ha menjadi 8.231,04 ha (–3,66%), dan semak belukar dari 1.135,70 ha menjadi
701,71 ha (–38,25%). Hasil prediksi penggunaan lahan DI Kelingi Tugumulyo tahun 2029,
2034, dan 2039 menunjukkan total luas wilayah tetap 16.030,57 ha, namun komposisi
penggunaannya berubah. Sawah masih menjadi penggunaan lahan dominan tetapi mengalami
penurunan bertahap dari 8.086,09 ha (2029) menjadi 8.045,96 ha (2034) dan 7.945,28 ha
(2039). Penurunan sawah diikuti peningkatan terutama pada perkebunan/kebun campur dan
lahan terbangun/permukiman, serta kenaikan lebih kecil pada kolam dan ladang, sedangkan
semak belukar cenderung menurun dan perairan relatif tetap. Secara kumulatif 2029–2039,
perubahan bersih terbesar adalah perkebunan +190,34 ha dan lahan terbangun +45,75 ha,
dengan penurunan terbesar pada sawah −192,27 ha dan semak belukar −99,85 ha.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Soil Science |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 02:21 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 02:21 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33336 |

