Apriliani, Apriliani and Lisa, Martiah Nila Puspita (2026) PENGARUH TEKANAN AKADEMIK DAN IMPOSTOR SYNDROME TERHADAP KECURANGAN AKADEMIK MELALUI KECEMASAN AKADEMIK SEBAGAI MEDIASI PADA MAHASISWA AKUNTANSI BERPRESTASI DI INDONESIA. Other thesis, Universitas Bengkulu.
APRILIANI - C1C022013 - SKRIPSI - Apriliani.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik kecurangan
akademik pada mahasiswa, termasuk mahasiswa akuntansi yang seharusnya menjunjung
tinggi integritas dan etika profesional. Fenomena ini menjadi penting karena perilaku tidak
etis selama masa pendidikan berpotensi berlanjut ke dunia kerja. Mahasiswa akuntansi
berprestasi menghadapi tuntutan akademik yang tinggi, sehingga rentan mengalami
tekanan akademik dan kondisi psikologis seperti impostor syndrome. Kedua faktor tersebut
dapat memicu kecemasan akademik yang diduga berperan dalam mendorong kecurangan
akademik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan akademik dan
impostor syndrome terhadap kecurangan akademik, baik secara langsung maupun tidak
langsung melalui kecemasan akademik sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran
kuesioner kepada 370 mahasiswa akuntansi berprestasi di Indonesia yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode
Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat
lunak SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan akademik berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kecemasan akademik dan kecurangan akademik. Impostor syndrome
juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecemasan akademik serta kecurangan
akademik. Namun, kecemasan akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap
kecurangan akademik. Selain itu, kecemasan akademik tidak mampu memediasi pengaruh
tekanan akademik dan impostor syndrome terhadap kecurangan akademik.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kecurangan akademik pada
mahasiswa akuntansi berprestasi lebih dipengaruhi secara langsung oleh tekanan akademik
dan impostor syndrome, bukan melalui kecemasan akademik sebagai variabel mediasi.
Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu memperhatikan kondisi psikologis mahasiswa
melalui program pendampingan, konseling, serta penguatan integritas akademik.
Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan instrumen yang lebih spesifik
sesuai karakteristik mahasiswa berprestasi dan menggunakan pendekatan campuran (mixed
methods) agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Economy > Department of Accounting |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 07:33 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 07:33 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33376 |

