Meriani, Meriani and Armelly, Armelly (2026) PENGARUH INVESTASI LANGSUNG ASING (FDI), TENAGA KERJA DAN IMPOR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI NEGARA ASEAN TAHUN 2019-2023. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI MERIANI C1A022012 - Meriani “C1A022012” Ekonomi Pembangunan.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Investasi Langsung
Asing (FDI), tenaga kerja, dan impor terhadap Produk Domestik Bruto (GDP) di
negara-negara ASEAN selama periode 2019–2023. Data yang digunakan
merupakan data panel yang bersumber dari World Bank, dengan pendekatan
kuantitatif menggunakan metode regresi data panel. Pemilihan model terbaik
dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier, yang
menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model yang paling
sesuai digunakan dalam penelitian ini. Selanjutnya, dilakukan pengujian asumsi
klasik untuk memastikan bahwa model memenuhi kriteria BLUE.
Hasil estimasi menunjukkan bahwa FDI tidak berpengaruh signifikan
terhadap GDP di negara-negara ASEAN. Temuan ini mengindikasikan bahwa
masuknya investasi asing belum sepenuhnya mampu mendorong peningkatan
output ekonomi secara langsung, terutama akibat adanya ketimpangan kapasitas
penyerapan teknologi, kualitas sumber daya manusia, serta perbedaan kesiapan
struktural
antarnegara. Selain itu, dampak pandemi COVID-19 turut
menyebabkan aliran investasi belum optimal dalam meningkatkan produktivitas.
Sementara itu, tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap
GDP. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah tenaga kerja yang aktif
dalam kegiatan ekonomi mampu meningkatkan kapasitas produksi dan output
nasional. Temuan ini sejalan dengan teori pertumbuhan neo-klasik dan endogen,
yang menekankan pentingnya peran tenaga kerja sebagai faktor produksi utama
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Selanjutnya, impor juga
berpengaruh positif dan signifikan terhadap GDP. Hasil ini menunjukkan bahwa
impor, khususnya yang berupa barang modal, bahan baku, dan barang
intermediate, berperan penting dalam mendukung proses produksi domestik dan
memperluas kapasitas industri. Temuan ini sejalan dengan teori keunggulan
x
komparatif David Ricardo, yang menyatakan bahwa perdagangan internasional
memungkinkan negara memperoleh barang yang lebih efisien diproduksi di luar
negeri, sehingga meningkatkan efisiensi dan output nasional.
Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa tenaga kerja dan
impor merupakan faktor utama yang mendorong peningkatan GDP di negara
negara ASEAN, sedangkan FDI belum memberikan dampak signifikan secara
langsung. Oleh karena itu, pemerintah negara-negara ASEAN perlu memperkuat
kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kapasitas industri, serta
mengarahkan kebijakan perdagangan dan investasi agar lebih produktif dalam
mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Economy > Department of Development Economics |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 08:39 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 08:39 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33387 |

