Lestari, Melvi and Mochammad, Ridwan (2026) PENGARUH JUMLAH NELAYAN, JUMLAH KAPAL, EKSPOR PERIKANAN, DAN BANTUAN SOSIAL TERHADAP PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP DI INDONESIA. Other thesis, Universitas Bengkulu.
bismillah CD jadiiii - Melvi Lestari.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah nelayan, jumlah kapal, ekspor
perikanan, dan bantuan sosial terhadap produksi perikanan tangkap di Indonesia. Sektor
perikanan tangkap memiliki peran strategis dalam menyediakan sumber protein hewani,
menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat pesisir, serta berkontribusi terhadap devisa negara.
Meskipun Indonesia memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, produksi perikanan
tangkap masih mengalami fluktuasi akibat faktor internal seperti tenaga kerja dan modal, serta
faktor eksternal seperti permintaan pasar global dan intervensi pemerintah melalui program
bantuan sosial. Kondisi ini menuntut adanya kajian empiris untuk memahami faktor-faktor yang
memengaruhi produktivitas sektor perikanan tangkap secara komprehensif. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode data panel yang menggabungkan dimensi
lintas wilayah (34 provinsi) dan runtun waktu selama periode 2019–2023. Variabel dependen
adalah produksi perikanan tangkap, sedangkan variabel independennya meliputi jumlah nelayan,
jumlah kapal, ekspor perikanan, dan bantuan sosial. Data bersumber dari Kementerian Kelautan
dan Perikanan serta Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel
dengan pemilihan model melalui Uji Chow dan Uji Hausman yang menunjukkan bahwa Fixed
Effect Model (FEM) merupakan model estimasi terbaik, serta dilengkapi pengujian asumsi klasik
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah nelayan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap produksi perikanan tangkap, yang menegaskan pentingnya peran tenaga kerja dalam
meningkatkan aktivitas dan kapasitas penangkapan. Jumlah kapal berpengaruh negatif dan
signifikan pada tingkat signifikansi 10 persen, yang mengindikasikan adanya kecenderungan
overcapacity atau inefisiensi armada sehingga penambahan kapal tidak selalu meningkatkan
produksi. Ekspor perikanan tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi, sehingga
peningkatan permintaan pasar internasional belum secara langsung mendorong kenaikan output
tangkapan domestik. Sementara itu, bantuan sosial berpengaruh positif dan signifikan dalam
mendukung keberlanjutan usaha nelayan melalui peningkatan ketahanan ekonomi rumah tangga
viii
perikanan. Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap
produksi perikanan tangkap. Temuan ini memberikan implikasi kebijakan bahwa peningkatan
produksi perikanan tangkap perlu difokuskan pada penguatan kualitas dan kapasitas nelayan,
pengendalian jumlah armada penangkapan agar sesuai dengan daya dukung sumber daya ikan,
serta optimalisasi bantuan sosial yang tepat sasaran dan berorientasi pada pemberdayaan
ekonomi. Selain itu, strategi ekspor perlu diimbangi dengan penguatan rantai nilai domestik agar
manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh nelayan tanpa mengorbankan keberlanjutan
sumber daya. Dengan demikian, pengelolaan perikanan tangkap di Indonesia perlu diarahkan
pada pendekatan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Economy > Department of Development Economics |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 09:31 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 09:31 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33394 |

