PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, PENDAPATAN TRANSFER DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PULAU SUMATERA

Aprianti, Dessy and Mochammad, Ridwan and Muhammad, Rusdi (2026) PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, PENDAPATAN TRANSFER DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PULAU SUMATERA. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Dessy Aprianti Tesis Oke - Magister Ekonomi Terapan.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu perkembangan dari kegiatan dalam
perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksikan di
masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat. Dalam
perkembangannya kemampuan untuk memproduksi barang dan jasa sebagai akibat
pertambahan faktor-faktor produksi pada umumnya tidak selalu diikuti oleh
pertambahan produksi barang dan jasa yang sama besarnya. Selanjutnya,
Pertambahan potensi memproduksi seringkali lebih besar dari pertambahan
produksi yang sebenarnya. Selain itu, perekonomian suatu daerah akan tumbuh
dalam waktu yang lama. Pertumbuhan Ekonomi akan terjadi jika ada
kecenderungan dari proses internal perekonomian itu atau kekuatan yang berasal
dari perekonomian itu sendiri. Dengan demikian, perkembangan ekonomi akan
lebih lambat dari potensinya.
Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk
menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer dan Belanja
Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Sumatera. Jenis data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang merupakan data utama
penelitian. Data yang dibutuhkan yaitu data pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli
daerah, pendapatan transfer dan belanja modal. Data tersebut berupa data panel
dimana datanya selain menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu (time series)
juga menunjukkan titik waktu tertentu (cross section). Pengumpulan data dalam
penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentasi, dengan memanfaatkan data
hasil perhitungan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada provinsi
provinsi di Pulau Sumatera yang berjumlah 10 wilayah selama periode 2014-2023.
Desain penelitian yang akan digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah
metode kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu metode penelitian yang
berdasarkan pada filsafat positivisme, sebagai metode ilmiah atau scientific karena
telah memenuhi kaidah ilmiah secara konkrit atau empiris, obyektif, terukur,
rasional, serta sistematis.
Dalam analisis data panel, uji F dan uji t digunakan untuk mengevaluasi signifikansi
model secara keseluruhan maupun masing-masing variabel independen terhadap
variabel dependen. Hasil pengujian secara simultan (uji F) menunjukkan bahwa
vii
seluruh variabel independen (pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan
belanja modal) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel
dependen, yaitu pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya, uji statistik secara parsial (uji
t) menunjukkan hasil bahwa PAD berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan
ekonomi di Pulau Sumatera. Nilai koefisien regresi yang positif mengindikasikan
hubungan searah (direct relationship), dimana peningkatan kapasitas fiskal daerah
melalui PAD mendorong ekspansi aktivitas ekonomi regional. Pendapatan transfer
memiliki berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau
Sumatera. Nilai koefisien regresi positif ini mengindikasikan adanya hubungan
searah antara pendapatan transfer dan pertumbuhan ekonomi. Belanja modal tidak
berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.
Ketidaksignifikanan tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan atau penurunan
belanja modal daerah tidak memiliki hubungan yang kuat maupun konsisten dengan
perubahan laju pertumbuhan ekonomi.
Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan dan kesimpulan, maka dapat disarankan
sebagai berikut: (1) Mengoptimalkan potensi pajak dan retribusi daerah melalui
intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber PAD, (2) Meningkatkan kualitas
administrasi perpajakan daerah berbasis digital guna meminimalkan kebocoran dan
meningkatkan kepatuhan wajib pajak, (3) Mendorong pengembangan sektor-sektor
unggulan daerah untuk memperluas basis pajak secara berkelanjutan, (4)
Mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dengan memperkuat
kemandirian fiskal daerah, (5) Pemerintah daerah perlu mengalokasikan dana
transfer secara lebih produktif, khususnya pada sektor yang memiliki efek
pengganda tinggi, (6) Sinkronisasi perencanaan antara pemerintah pusat dan
daerah perlu diperkuat agar pemanfaatan transfer selaras dengan kebutuhan
pembangunan regional, (7) Pengawasan dan evaluasi penggunaan dana transfer
harus ditingkatkan untuk memastikan efektivitas dan akuntabilitas anggaran, (8)
Melakukan evaluasi terhadap kualitas dan efektivitas belanja modal, bukan hanya
besaran nominalnya, (9) Memastikan belanja modal diarahkan pada proyek-proyek
strategis yang memiliki dampak ekonomi langsung dan jangka Panjang, (10)
Meningkatkan perencanaan, pengawasan, dan pengendalian proyek agar
menghindari keterlambatan, inefisiensi, dan pemborosan anggaran, (11)
Mengintegrasikan belanja modal dengan kebijakan pembangunan sektoral sehingga
tercipta sinergi antara infrastruktur dan aktivitas ekonomi produktif.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Master of Applied Economics Program
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 07 Jul 2026 04:05
Last Modified: 07 Jul 2026 04:05
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33412

Actions (login required)

View Item
View Item