Abdullah, Pandu Ali and Ika, Gusriani and Fitri, Yuwita S (2026) ANALISIS FINANSIAL DAN SENSITIVITAS USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA KOPI BUBUK BANDUNG STONE DI KABUPATEN KEPAHIANG. Other thesis, Universitas Bengkulu.
Skripsi_Pandu_AlI_Abdullah_E1G021054 Perpus - Sosmedkita Sosmedkita.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Kabupaten Kepahiang merupakan salah satu sentra produksi kopi di Provinsi
Bengkulu yang memiliki potensi besar dalam pengembangan industri pengolahan kopi.
Namun, sebagian besar produksi kopi masih dipasarkan ke luar daerah sehingga nilai tambah
lokal relatif rendah. Industri Rumah Tangga Kopi Bubuk Bandung Stone hadir sebagai upaya
meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan kopi menjadi produk siap konsumsi. Dalam
perkembangannya, usaha ini menghadapi tantangan berupa kenaikan harga bahan baku biji
kopi dan penurunan volume produksi yang berdampak pada menurunnya pendapatan. Oleh
karena itu, diperlukan analisis kelayakan finansial dan sensitivitas untuk menilai
keberlanjutan usaha tersebut.
Penelitian dilakukan pada September 2025 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif
menggunakan data primer wawancara dan observasi. Data sekunder berupa laporan
keuangan dua tahun terakhir. Analisis meliputi biaya produksi, penerimaan, pendapatan,
Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost
Ratio (NBCR), serta analisis sensitivitas terhadap kenaikan harga bahan baku dan penurunan
produksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa total investasi awal sebesar Rp28.960.000
dengan biaya tetap tahunan Rp15.933.375. Penerimaan tahun pertama sebesar
Rp106.200.000 dengan laba Rp44.507.625, sedangkan tahun kedua menurun menjadi
Rp93.120.000 dengan laba Rp20.142.625 akibat kenaikan harga bahan baku dan penurunan
produksi. Nilai Payback Period sebesar 0,44 tahun menunjukkan pengembalian modal
kurang dari satu tahun, BEP masih berada di bawah volume produksi aktual, NPV sebesar
Rp110.797.511 (>0), dan NBCR sebesar 4,82 (>1) yang menandakan usaha layak secara
finansial. Analisis sensitivitas menunjukkan usaha masih layak hingga kenaikan harga bahan
baku 30%, namun menjadi tidak layak pada kenaikan 40%. Secara keseluruhan.
Kata Kunci: Analisis finansial, Analisis sensitivitas, Break Even Point, Industri rumah
tangga, Kopi bubuk, Net Benefit Cost Ratio, Net Present Value, Payback Period.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Industrial Technology of Agriculture |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 01:28 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 01:28 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33434 |

