OKTAVIANO, OKTAVIANO and M Faiz, Barchia and Reflis, Reflis (2026) MODEL TATA KELOLA LAHAN PANGAN SAWAH DAN KOLAM IKAN BERKELANJUTAN PADA DAERAH IRIGASI KELINGI TUGUMULYO KABUPATEN MUSI RAWAS. Doctoral thesis, Universitas Bengkulu.
Disertasi Oktaviano (E3B023003) - Doktor PSDA.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (10MB)
Abstract
Daerah Irigasi (DI) Kelingi Tugumulyo merupakan salah satu sentra pangan
penting di Kabupaten Musi Rawas yang mengintegrasikan budidaya padi sawah
dan kolam ikan. Keberlanjutan sistem ini menghadapi berbagai tantangan, terutama
penurunan kualitas tanah, variasi kualitas air irigasi, ketidakseimbangan antara
pasokan dan kebutuhan air, serta dinamika sosial-ekonomi dan kelembagaan petani.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesuburan tanah, menilai kualitas air
irigasi, menentukan kebutuhan dan ketersediaan air untuk sistem padi–ikan, menilai
tingkat keberlanjutan, serta merumuskan strategi pengelolaan yang berkelanjutan.
Metode yang digunakan mencakup Principal Components Analysis (PCA) untuk
penilaian kesuburan tanah, evaluasi kualitas air mengacu pada SNI 14:2019,
analisis hidrologi dan neraca air untuk menghitung kebutuhan air, penilaian
keberlanjutan dengan Multidimensional Scaling (MDS) melalui pendekatan
Rapfish/Rap-IRIGASI, serta perumusan strategi prioritas menggunakan Metode
MICMAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Kualitas Tanah berada
pada kisaran rendah hingga sedang (0,24–0,43), dipengaruhi oleh variasi Ca-dd, pH
KCl, N-total, dan C-organik. Kualitas air irigasi umumnya memenuhi baku mutu
kelas 2, meskipun beberapa lokasi memiliki pH di bawah standar dan nilai BOD
yang melebihi ambang batas. Neraca air menunjukkan adanya periode surplus dan
defisit sesuai fluktuasi debit andalan. Hasil MDS menempatkan sistem padi–ikan
pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks 53,48, di mana dimensi
ekologi dan sosial masih perlu diperbaiki. Faktor kunci keberlanjutan adalah neraca
kebutuhan dan ketersediaan air dan keterjangkauan biaya pupuk/pakan. Strategi
prioritas yang dihasilkan mencakup pengelolaan air irigasi yang efisien dan adil,
penerapan smart irrigation, pola tanam adaptif, serta efisiensi biaya melalui subsidi
tepat sasaran dan pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung tata kelola yang
adaptif dan berkelanjutan.
Kata kunci: Tata Kelola, Keberlanjutan, Sawah, Kolam Ikan
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Postgraduate Program > Doctor Natural Resource Management |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 02:54 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 02:54 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33443 |

