KAJIAN INFLOW, OUTFLOW, DAN WATER BALANCE DANAU DENDAM TAK SUDAH BENGKULU

PUTERA, ANDHIKA PRANATA WIJAYA and Gusta, Gunawan and Lindung, Zalbuin Mase (2026) KAJIAN INFLOW, OUTFLOW, DAN WATER BALANCE DANAU DENDAM TAK SUDAH BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Skripsi Andhika Pranata Wijaya Putera Teknik Sipil NPM G1B020049 cover unib (1) - Mursalin Arga.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Salah satu danau yang memiliki nilai penting di Provinsi Bengkulu adalah
Danau Dendam Tak Sudah. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup
dan Kehutanan Nomor 79/MENLHK/SSTJEN/PLA.2/1/2019, fungsi utama
danau ini mengalami perubahan dari sebelumnya sebagai Cagar Alam menjadi
Taman Wisata Alam pada tahun 2019. Perubahan fungsi ini menunjukkan
adanya peningkatan aktivitas manusia di sekitar danau, yang berpotensi
menimbulkan perubahan terhadap keseimbangan hidrologi danau. Objek
penelitian ini adalah kuantitas air Danau Dendam, Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kuantitatif untuk mengetahui variasi inflow, outflow, dan
neraca air yang terjadi di Danau Dendam Tak Sudah. Data dikumpulkan dengan
menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk
mendapatkan gambaran mengenai kuantitas air dan dinamika neraca air pada
danau tersebut. Perhitungan perubahan volume penyimpanan air di danau atau
(ΔS) dilakukan secara pendekatan menggunakan data rata – rata curah hujan,
evapotranspirasi dan debit keluar yang tersedia. Hasil pendekatan menunjukkan
bahwa, pada musim hujan, terutama antara Oktober hingga Januari danau
mengalami surplus air ditandai dengan tingginya curah hujan, debit limpasan
dan debit keluar, pada musim kemarau, antara Juni hingga September danau
berpotensi mengalami defisit air, ditunjukkan oleh meningkatnya
evapotranspirasi dan rendahnya curah hujan. Perubahan status Danau Dendam
dari Cagar Alam menjadi Taman Wisata Alam pata tahun 2019 mempercepat
perubahan penggunaan lahan, yang turut menurunkan debit masuk akibat
berkurangnya daerah tangkapan air. Neraca air cenderung negatif pada musim
kemarau, dan positif saat musim hujan. Alih fungsi lahan di DTA memperparah
defisit neraca air, karena meningkatnya limpasan dan berkurangnya infiltrasi,
sehingga dibutuhkan intervensi konservasi dan pengelolaan hidrologi agar
danau tetap berfungsi secara ekologis dan sosial.
Kata Kunci: Aliran Masuk; Aliran Keluar; Neraca Air; Danau Dendam Tak
Sudah

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: 58 lili haryanti
Date Deposited: 08 Jul 2026 03:20
Last Modified: 08 Jul 2026 03:20
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33467

Actions (login required)

View Item
View Item