SAPUTRA, MURSALIN ARGA and Besperi, Besperi and Rena, Misliniyati (2026) ANALISIS EFISIENSI DAN KEHILANGAN AIR PADA SALURAN DAERAH IRIGASI KELURAHAN KEMUMU KABUPATEN BENGKULU UTARA. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI_G1B019009_Mursalin Arga Saputra - Mursalin Arga.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (1MB)
Abstract
Daerah Irigasi Kelurahan Kemumu di Kabupaten Bengkulu Utara merupakan
bagian dari jaringan Irigasi Air Nokan Rama Agung yang berperan penting
dalam penyediaan air pertanian. Namun, efisiensi penyaluran air mengalami
penurunan akibat kehilangan air selama proses distribusi. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis debit aliran, menghitung kehilangan air akibat
rembesan dan evaporasi, serta menentukan efisiensi saluran pada tingkat
primer, sekunder, dan tersier. Pengukuran dilakukan di 12 titik pengamatan
yang meliputi saluran primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data
pada penyusunan penelitian ini berupa data-data yang didapatkan melalui
observasi dan pengumpulan data yang diperlukan selama proses pengolahan
data, serta memastikan hubungannya dengan judul penelitian. Data diperoleh
melalui pengukuran lapangan menggunakan current meter serta data sekunder
dari BMKG dan Dinas PUPR. Hasil penelitian menunjukkan debit tertinggi
pada saluran primer sebesar 1,253 m³/detik dan terendah pada saluran tersier
sebesar 0,079 m³/detik. Kehilangan air akibat rembesan tertinggi terjadi pada
saluran sekunder kedua sebesar 0,000100 m³/detik, sedangkan evaporasi
tertinggi terdapat pada saluran primer sebesar 1,33×10⁻ ⁴ m³/detik.
Persentase kehilangan air tertinggi terjadi pada saluran tersier pertama sebesar
75,56%, dan terendah pada saluran primer sebesar 0,99%. Nilai efisiensi
tertinggi terdapat pada saluran primer sebesar 99,01%, sedangkan terendah
pada saluran tersier sebesar 24,44%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
kehilangan air pada daerah irigasi Kemumu cukup signifikan, terutama pada
saluran sekunder ketiga dan saluran tersier pertama, yang disebabkan oleh
rembesan, kebocoran, serta kerusakan saluran. Upaya peningkatan efisiensi
dapat dilakukan melalui perbaikan infrastruktur saluran yang rusak di saluran
sekunder, pengendalian tanaman liar secara gotong royong di saluran tersier,
serta pemeliharaan rutin pada awal musim tanam agar aliran air tetap lancar
dan efisiensi jaringan meningkat.
Kata Kunci : Debit, Kehilangan Air, Rembesan, Evaporasi, Efisiensi Irigasi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | 58 lili haryanti |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 03:31 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 03:31 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33475 |

