Pattrisya, Pattrisya and Sriwirdharmanelly, Sriwirdharmanelly (2026) PENGARUH TRANSFORMASI DIGITAL TERHADAP KINERJA ESG DENGAN KINERJA PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR TEKNOLOGI YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2020–2024. Other thesis, Universitas Bengkulu.
Skripsi_Pattrisya - Pattrisya.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh transformasi digital terhadap kinerja
ESG yang dipisahkan ke dalam dimensi Environmental (E), Social (S), dan
Governance (G), dengan kinerja perusahaan sebagai variabel mediasi pada perusahaan
sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020–2024. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari annual report,
sustainability report, dan laporan keuangan. Sampel dipilih dengan purposive sampling
dan menghasilkan 13 perusahaan dengan 65 observasi. Transformasi digital diukur
melalui text mining annual report, kinerja perusahaan diukur dengan ROA, ROE, dan
Net Profit Margin, sedangkan ESG diukur menggunakan indeks pengungkapan
berdasarkan GRI 2021. Analisis dilakukan dengan SEM-PLS. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa transformasi digital berpengaruh positif signifikan terhadap
Environmental dan kinerja perusahaan, tetapi tidak signifikan terhadap Social dan
Governance. Kinerja perusahaan juga berpengaruh positif signifikan terhadap
Environmental, tetapi tidak terhadap Social dan Governance. Selain itu, kinerja
perusahaan memediasi pengaruh transformasi digital terhadap Environmental, tetapi
tidak pada Social dan Governance. Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi
digital pada perusahaan sektor teknologi di Indonesia lebih berperan dalam mendukung
aspek Environmental dibandingkan Social dan Governance mengalami delisting selama periode pengamatan. Berdasarkan kriteria tersebut,
diperoleh 13 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 65 observasi.
Variabel transformasi digital diukur menggunakan metode text mining pada
annual report perusahaan dengan menghitung frekuensi kemunculan kata kunci yang
berkaitan dengan teknologi digital, seperti automation, analytics, artificial intelligence,
machine learning, dan Internet of Things. Kinerja perusahaan diukur menggunakan
indikator keuangan, yaitu Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net
Profit Margin. Sementara itu, kinerja ESG diukur menggunakan indeks pengungkapan
berdasarkan standar GRI 2021 dengan skema penilaian biner, yaitu skor 1 apabila item
diungkapkan dan skor 0 apabila item tidak diungkapkan. Data yang telah dikumpulkan
kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least
Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital berpengaruh positif
signifikan terhadap Environmental dan kinerja perusahaan. Hal ini menunjukkan
bahwa semakin tinggi transformasi digital perusahaan, semakin besar kecenderungan
perusahaan untuk meningkatkan aspek lingkungan serta kinerja keuangannya. Namun,
transformasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap Social dan Governance.
Selanjutnya,
kinerja
perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap
Environmental, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Social dan Governance.
Hasil pengujian mediasi juga menunjukkan bahwa kinerja perusahaan memediasi
pengaruh transformasi digital terhadap Environmental, tetapi tidak memediasi
pengaruh transformasi digital terhadap Social dan Governance.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital pada
perusahaan sektor teknologi di Indonesia lebih berperan dalam mendukung aspek
Environmental dibandingkan aspek Social dan Governance. Temuan ini menunjukkan
bahwa manfaat transformasi digital lebih mudah terlihat pada aspek yang berkaitan
dengan efisiensi, pengelolaan data, penggunaan sumber daya, dan aktivitas lingkungan.
Sementara itu, peningkatan aspek Social dan Governance memerlukan faktor lain di
luar transformasi digital dan kinerja perusahaan, seperti komitmen manajerial, tekanan
pemangku kepentingan, kebijakan internal, serta kualitas tata kelola perusahaan.
Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah observasi yang relatif terbatas,
eliminasi beberapa indikator ESG karena varians rendah, serta perbedaan kualitas
pengungkapan antarperusahaan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan
untuk menggunakan jumlah sampel yang lebih besar, indikator ESG yang lebih
bervariasi, serta menambahkan variabel lain yang lebih relevan untuk menjelaskan
dimensi Social dan Governance.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Economy > Department of Accounting |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 05:11 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 05:11 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33506 |

