Saragih, Mona Fransiska and Jarmuji, Jarmuji and Muhammad, Dani (2026) PENGARUH HORMON GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) FASE VEGETATIF. Other thesis, Universitas Bengkulu.
04.05.26 Skripsi Mona Fransiska Saragih - Mona Fransiska.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (3MB)
Abstract
Pengembangan sumber hijauan pakan berkualitas menjadi salah satu faktor kunci
dalam mendukung produktivitas ternak, sehingga diperlukan upaya optimalisasi
pertumbuhan tanaman leguminosa seperti kacang koro pedang (Canavalia ensiformis)
melalui penerapan teknologi, salah satunya penggunaan hormon giberelin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hormon giberelin terhadap
pertumbuhan kacang koro pedang (Canavalia ensiformis) pada fase vegetatif. Latar
belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan hijauan pakan ternak
berkualitas tinggi, di mana kacang koro pedang memiliki potensi besar karena kandungan
proteinnya yang tinggi, namun pemanfaatannya masih terbatas. Salah satu kendala utama
dalam budidaya tanaman ini adalah pertumbuhan vegetatif yang belum optimal, sehingga
diperlukan upaya untuk meningkatkannya, salah satunya melalui aplikasi hormon giberelin.
Penelitian dilaksanakan di CZAL Universitas Bengkulu pada bulan Oktober hingga
Desember 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan, yaitu
tanpa giberelin (0 ppm), 50 ppm, dan 100 ppm, masing-masing dengan 4 ulangan. Parameter
yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun, dan
lebar daun. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT jika
terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon giberelin
berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun,
namun tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang. Perlakuan terbaik diperoleh pada
konsentrasi 100 ppm (P2), yang menghasilkan pertumbuhan vegetatif paling optimal.
Peningkatan ini terjadi karena peran giberelin dalam merangsang pembelahan dan
pemanjangan sel, sehingga mempercepat pertumbuhan tanaman terutama pada bagian
batang dan daun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberian hormon giberelin
dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman kacang koro pedang, terutama pada
konsentrasi 100 ppm. Disarankan untuk penelitian selanjutnya menggunakan variasi
konsentrasi yang lebih luas untuk mendapatkan dosis yang lebih optimal.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Animal Science |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 01:42 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 01:42 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33551 |

