Rahayu, Rahma Dwi and Evanila, Silvia and Syafnil, Syafnil (2026) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS CRUDE PALM OIL (CPO) MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS PT. BENGKULU SAWIT LESTARI). Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI RAHMA DWI RAHAYU_E1G022003 - Rahma dwi Rahayu.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (4MB)
Abstract
Industri kelapa sawit merupakan sektor paling penting di Indonesia yang
berkontribusi besar pada penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi negara.
Komponen penting dalam industri kelapa sawit adalah pabrik minyak kelapa sawit
(PMKS). PMKS mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi Crude palm oil (CPO). CPO
merupakan minyak nabati yang dihasilkan dari daging buah (mesocarp) yang melekat pada
tandan buah segar. CPO yang baik jika memenuhi kualitas sesuai dengan baku mutu. Mutu
CPO dipengaruhi oleh kualitas bahan baku, konsistensi proses produksi, dan penerapan
sistem pengendalian kualitas. Pengendalian proses produksi menjadi faktor utama bagi PT.
Bengkulu Sawit Lestari dalam menjaga kualitas dengan meminimalkan variasi mutu CPO
agar tetap sesuai dengan standar perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya outspec pada produksi Crude Palm Oil (CPO)
di PT. Bengkulu Sawit Lestari, menentukan nilai DPMO dan level sigma pada produksi
Crude Palm Oil (CPO) di PT. Bengkulu Sawit Lestari, menyusun rancangan perbaikan
proses produksi berdasarkan hasil analisis pendekatan Six Sigma untuk meningkatkan
kualitas mutu CPO.
Metode Six Sigma dilakukan dengan tahapan DMAI (Define, Measure, Analyze,
Improve). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder.
Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung di lapangan. Data
sekunder diperoleh dari data historis kualitas CPO (asam lemak bebas, kadar air, dan kadar
kotoran) perusahaan pada bulan Januari 2025 sampai Desember 2025. Tahap identifikasi,
parameter mutu utama yang dianalisis meliputi kadar asam lemak bebas (ALB), kadar air,
dan kadar kotoran. Berdasarkan hasil perhitungan data kualitas produk, ditemukan bahwa
nilai Defects Per Million Opportunities (DPMO) PT. Bengkulu Sawit Lestari
menghasilkan 341.800 dengan level sigma sebesar 1,91. Hasil tersebut menunjukkan
bahwa tingkat kualitas industri berada pada rata-rata industri Indonesia yang berarti masih
berada pada tingkat kinerja yang rendah dan memiliki variabilitas yang tinggi.
Permasalahan yang mengakibatkan rendahnya nilai sigma bersumber dari beberapa faktor
yaitu manusia, material, metode, lingkungan, dan mesin. Sebagai rekomendasi perbaikan,
penelitian ini mengusulkan untuk memperketat sistem sortasi, monitoring umur
TBS pembuatan area sortasi yang dilindungi atap dan penyediaan wadah khusus brodolan,
evaluasi preventive maintenance dan melakukan predictive maintenance, penegasan dan
evaluasi ulang SOP, pelatihan rutin karyawan, menyediakan alat sanitasi dan sanitasi
secara berkala, agar kualitas CPO ang dihasilkan dapat memenuhi standar perusahaan dan
meminimalkan terjadinya cacat produk
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Industrial Technology of Agriculture |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 04:21 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 04:21 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33575 |

