KEANEKARAGAMAN SEMUT PERMUKAAN TANAH PADA LAHAN PERKEBUNAN KARET DENGAN STRATA UMUR TANAM BERBEDA DI KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH

SITORUS, OLIPHIA MARCELLA and Darmi, Darmi and Rizwar, Rizwar (2026) KEANEKARAGAMAN SEMUT PERMUKAAN TANAH PADA LAHAN PERKEBUNAN KARET DENGAN STRATA UMUR TANAM BERBEDA DI KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Audio (Thesis)
Oliphia M Sitorus.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Semut merupakan salah satu kelompok serangga (Insekta) yang
termasuk dalam famili Formicidae dan ordo Hymenoptera. Semut berperan
penting dalam kesuburan tanah karena aktifitasnya yang menggemburkan tanah
sehingga aerasi dan trairasi tanah berlangsung dengan baik. Lahan kebun karet
merupakan habitat semut diduga umur tanam kebun karet berbeda dapat
menyebabkan perbedaan keragaman semut. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui keanekaragaman semut (Formicidae) permukaan tanah di lahan
perkebunan karet dengan strata umur yang berbeda di Desa Talang Pauh dan
Desa Sidodadi, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2024 - Februari 2025. Penentuan
lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling yaitu berdasarkan
umur tanaman karet dengan strata umur berbeda yaitu 11 tahun dan 23 tahun.
Metode koleksi Semut dilapangan menggunakan perangkap pitfall trap
(perangkap lubang). Analisis data yang dilakukan yaitu kepadatan (K),
kepadatan relatif (KR), frekuensi relatif (FR), Indeks Diversitas (H’), Indeks
Kemerataan, Indeks Dominansi. Pada umur tanam 11 tahun didapatkan 5 jenis
semut yaitu Paratrechina sp, Odontoponera sp, Camponotus sp, Leptogenys sp,
Anolepsis sp, sedangkan pada umur tanam 23 tahun didapatkan 5 jenis semut
yaitu Odontomachus sp, Tapinoma sp, Polyrhachis sp, Paratrechina sp,
Odontoponera sp. Kepadatan serangga pada kebun karet 11 tahun (3,85 ind/plot)
lebih tinggi dari pada karet 23 tahun (1,85 ind/plot). Pada lokasi umur tanam 11
tahun dan 23 tahun nilai frekuensi relatif ketegori Assesori dan Aksidental. Pada
lokasi umur tanam 11 tahun dan 23 tahun Indeks Keanekaragaman (H’) dan
Indeks Kemerataan (E’) lebih tinggi pada lokasi 11 tahun yaitu 1,50 dan 0,93
serta Indeks Dominansi lebih tinggi pada lokasi 23 tahun yaitu 0,35.
Kata Kunci: Keanekaragaman, Formicidae, Pitfall trap, Perkebunan Karet,
Bengkulu Tengah

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QK Botany
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Biology Science
Depositing User: Oka Ariani S.IPust
Date Deposited: 13 Jul 2026 08:10
Last Modified: 13 Jul 2026 08:47
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33596

Actions (login required)

View Item
View Item