VALENI, SEPTI and Septri, Damayanti and Siska, Yosmar (2026) PENERAPAN VECTOR ERROR CORRECTION MODEL (VECM) DALAM PERHITUNGAN EXPECTED SHORTFALL (ES) UNTUK MENGESTIMASI RISIKO INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG). Other thesis, Universitas Bengkulu.
SEPTI VALENI_F1A021053.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (3MB)
Abstract
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan indikator utama pasar saham
Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal,
sehingga berpotensi mengalami risiko pergerakan ekstrem. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh variabel ekonomi makro terhadap IHSG serta
mengukur risiko pasar menggunakan pendekatan Vector Error Correction Model
(VECM) dan Expected Shortfall (ES). Data yang digunakan berupa data deret
waktu bulanan yang meliputi IHSG, inflasi, kurs, BI rate, jumlah uang beredar
(M1), DJIA, S&P 500, harga minyak dunia, dan harga emas dunia. Analisis
dilakukan melalui uji ADF, kointegrasi Johansen, Granger Causality, Impulse
Response Function (IRF), dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD)
lalu fitted Value, uji normalitas dan expected shortfall. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa model VECM(1) layak digunakan dengan ditemukannya tiga
hubungan kointegrasi, yang mengindikasikan adanya keseimbangan jangka
panjang antara IHSG dan variabel-variabel tersebut, meskipun tidak ditemukan
hubungan kausalitas jangka pendek. Berdasarkan IRF, respons S&P 500
memberikan pengaruh positif stabil. inflasi, M1, dan BI rate awalnya positif lalu
menjadi negatif. kurs dan harga minyak dunia awalnya negatif lalu berubah positif.
sedangkan DJIA dan emas konsisten berdampak negatif. Hasil FEVD
mengonfirmasi bahwa inflasi menjadi kontributor terbesar dalam menjelaskan
variasi IHSG jangka panjang, diikuti harga minyak dunia, DJIA, dan emas, Estimasi
risiko menggunakan ES pada tingkat kepercayaan 95% menghasilkan nilai -
0,07916171, yang berarti bahwa ketika kerugian melampaui batas VaR 95%, rata�rata kerugian yang dialami investor adalah sebesar 7,92%. Secara praktis, nilai ES
ini dapat digunakan investor sebagai acuan manajemen risiko, dalam menentukan
alokasi aset dan penetapan level stop-loss yang konservatif untuk mengantisipasi
kondisi pasar ekstrem.
Kata Kunci: IHSG, Expected Shortfall, Vector Error Correction Model
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Faculty of Math & Natural Science > Department of Math Science |
| Depositing User: | Oka Ariani S.IPust |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:34 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:34 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33617 |

