DETEKSI ILUSI FISKAL DALAM KINERJA ANGGARAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI BENGKULU

Dafriana Trinurti, Nazwa and Armelly, Armelly (2026) DETEKSI ILUSI FISKAL DALAM KINERJA ANGGARAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
SKRIPSI NAZWA DT C1A022085 ,,... - Nazwa Dafriana.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Provinsi Bengkulu merupakan salah satu daerah yang masih memiliki
ketergantungan yang cukup tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat
dalam membiayai belanja daerah. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam mendukung pembiayaan belanja daerah
secara mandiri masih relatif terbatas. Rendahnya kontribusi dan pertumbuhan
PAD mengindikasikan bahwa kinerja anggaran pemerintah kabupaten/kota di
Provinsi Bengkulu belum optimal, sehingga diperlukan kajian mengenai sumber
sumber pembiayaan belanja daerah serta potensi terjadinya ilusi fiskal dalam
pengelolaan keuangan daerah.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan
metode regresi data panel. Data yang digunakan adalah data sekunder yang
diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan Badan Pusat
Statistik. Objek penelitian meliputi pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi
Bengkulu selama periode penelitian.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli
Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap belanja daerah pemerintah
kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Selain itu, penelitian ini juga menilai
kinerja anggaran pemerintah daerah melalui indikator share PAD dan growth
PAD guna melihat tingkat kemandirian fiskal daerah, serta mendeteksi adanya
ilusi fiskal dalam pengelolaan keuangan daerah.
Hasil penelitian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum
(DAU) berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah, sedangkan
Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
tidak berpengaruh signifikan. Namun demikian, koefisien DAU lebih besar
dibandingkan PAD, yang menunjukkan bahwa belanja daerah lebih responsif
terhadap dana transfer dibandingkan pendapatan asli daerah.
Ditinjau dari kinerja anggaran, hasil analisis share PAD dan growth PAD
menunjukkan bahwa kemampuan fiskal pemerintah kabupaten/kota di Provinsi
Bengkulu dalam membiayai belanja daerah secara mandiri masih belum optimal.
Rendahnya kontribusi dan pertumbuhan PAD mencerminkan bahwa peningkatan
belanja daerah belum sepenuhnya didukung oleh kapasitas pendapatan asli
daerah. Kondisi ini mengindikasikan adanya ilusi fiskal, di mana pemerintah
daerah cenderung lebih responsif terhadap dana transfer dibandingkan dengan
viii
upaya optimalisasi PAD.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada pemerintah daerah
di Provinsi Bengkulu perlu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dengan
memaksimalkan sumber pendapatan yang sudah ada serta menggali potensi
pendapatan baru. Sehingga ketergantungan terhadap dana transfer dapat
dikurangi dan kinerja anggaran daerah dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.
Kata kunci :Ilusi fiskal, kinerja anggaran pemerintah daerah

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economy > Department of Development Economics
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 24 Jul 2026 07:46
Last Modified: 24 Jul 2026 07:46
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33642

Actions (login required)

View Item
View Item