Nur Aini, Henny and Eka, Dewi Anggraini (2026) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PULAU SUMATERA TAHUN 2015-2024. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI HENNY UNTUK DI CETAK-1 - Henny Nur Aini.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Pengangguran terbuka masih menjadi permasalahan ketenagakerjaan yang
dihadapi di Indonesia, termasuk di Pulau Sumatera. Meskipun menunjukkan tren
penurunan sebelum pandemi, tingkat pengangguran sempat meningkat pada tahun
2020 dan kembali menurun setelahnya. Selain itu, terdapat variasi tingkat
pengangguran antarprovinsi di Pulau Sumatera yang menunjukkan bahwa
permasalahan ini belum sepenuhnya teratasi. Apabila tidak ditangani,
pengangguran dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat serta menimbulkan
berbagai permasalahan sosial dan ekonomi. Berdasarkan berbagai penelitian
terdahulu, pertumbuhan ekonomi, pendidikan (rata-rata lama sekolah), upah
minimum provinsi, dan angkatan kerja diduga memengaruhi tingkat pengangguran
terbuka. Namun, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan hubungan yang belum
konsisten sehingga diperlukan kajian empiris lebih lanjut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan
ekonomi, pendidikan, upah minimum provinsi, dan angkatan kerja terhadap tingkat
pengangguran terbuka di Pulau Sumatera. Metode yang digunakan adalah regresi
data panel dengan periode pengamatan tahun 2015-2024. Data yang digunakan
merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan
objek penelitian 10 provinsi di Pulau Sumatera.
Model estimasi yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM) dengan
bantuan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara
simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tingkat
pengangguran terbuka. Secara parsial, pertumbuhan ekonomi dan upah minimum
provinsi berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan angkatan kerja
berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, pendidikan berpengaruh positif
viii
namun tidak signifikan. Berdasarkan hal tersebut maka disarankan kepada
pemerintah disarankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang mampu
menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan angkatan kerja dan ketersediaan
lapangan kerja. Selain itu, kebijakan upah minimum perlu disesuaikan dengan
kondisi pasar tenaga kerja agar dapat memberikan dampak yang optimal terhadap
penurunan pengangguran.
Kata Kunci: Tingkat Pengangguran Terbuka, Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan,
Upah Minimum, dan Angkatan Kerja
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Economy > Department of Development Economics |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:52 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:52 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/33698 |

