LAJU DEKOMPOSISI CAMPURAN SERASAH BEBERAPA SPESIES POHON DI HUTAN KAMPUS UNIVERSITAS BENGKULU

Panjaitan, Imelda (2017) LAJU DEKOMPOSISI CAMPURAN SERASAH BEBERAPA SPESIES POHON DI HUTAN KAMPUS UNIVERSITAS BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Skripsi)
Skripsi Imel.pdff.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only until 16 October 2017.
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

LAJU DEKOMPOSISI CAMPURAN SERASAH BEBERAPA SPESIES POHON di HUTAN KAMPUS UNIVERSITAS BENGKULU (Imelda Panjaitan, di bawah bimbingan Saprinurdin, S.Hut, M. ForEcosys dan M. Fajrin Hidayat, S.Hut., M.Si 2017) Dekomposisi serasah merupakan proses yang sangat penting dalam dinamika unsur hara pada suatu ekosistem. Serasah hutan kampus yang terdekomposisi akan menghasilkan unsur hara yang bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman dan digunakan oleh jasad renik di lantai hutan untuk keberlangsungan organisme di ekosistem hutan kampus. Informasi mengenai kecepatan laju dekomposisi serasah merupakan hal yang penting untuk mengetahui besarnya pengurangan jumlah bahan organik yang terkandung dalam serasah serta kecepatan pengembalian hara mineral ke dalam tanah. Pengembalian unsur hara ke dalam tanah melalui proses dekomposisi menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas siklus hara sehingga keseimbangan ekosistem hutan dapat terjaga. Sebagai suatu proses yang dinamis, dekomposisi memiliki dimensi kecepatan yang mungkin berbeda dari waktu ke waktu tergantung faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut umumnya adalah jenis serasah itu sendiri, faktor lingkungan dan dekomposer tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju dekomposisi serasah pada beberapa tipe penutupan lahan di Hutan Kampus Universitas Bengkulu. Pengambilan data dilakukan selama 2 (dua) bulan pada bulan Agustus- September 2016. Dengan mengukur penurunan bobot per minggunya. Selanjutnya setelah penurunan bobot diketahui maka akan akan dihitung laju dekomposisinya. Hasil dari ketiga lokasi akan di uji lanjut dengan menngunakan uji test untuk melihat selisih dari ketiga lokasi penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju dekomposisi untuk setiap lokasi tidak berbeda nyata. Pada Lokasi satu dan dua laju dekomposisi serasah daun selama delapan minggu pengamatan adalah 1,01 % dan untuk lokasi ketiga adalah 1,00%. Untuk laju dekomposisi serasah ranting pada lokasi pertama adalah 0,99% dan untuk Lokasi kedua adalah 1,01% dan untuk lokasi ketiga adalah 1,00%. Kemudian berdasarkan hasil uji t hitung laju dekomposisi pada ketiga lokasi tidak berbeda nyata. (Program Studi Kehutanan, Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu).

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 16 Oct 2017 04:49
Last Modified: 16 Oct 2017 04:49
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12686

Actions (login required)

View Item View Item