RESPON TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hipogaea L.) TERHADAP KONSENTRASI DAN WAKTU APLIKASI PAKLOBUTRAZOL YANG BERBEDA

Barus, Novita Veronika and Usman, Kris Joko Suharjo and Dotti, Suryati (2017) RESPON TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hipogaea L.) TERHADAP KONSENTRASI DAN WAKTU APLIKASI PAKLOBUTRAZOL YANG BERBEDA. Undergraduated thesis, UNIVERSITAS BENGKULU.

[img] Archive (Thesis)
PDF SKRIPSI. NOVITA V BARUS.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

RESPON TANAMAN KACANG TANAH (Arachis Hipogaea L.) TERHADAP KONSENTRASI DAN WAKTU APLIKASI PAKLOBUTRAZOL YANG BERBEDA (Novita Veronika Barus di bawah bimbingan Usman Kris Joko Suharjo dan Dotti Suryati. 2016. 53 Halaman) Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan komoditas kacang-kacangan terpenting kedua setelah kedelai dan jenis tanaman pangan yang banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia, akan tetapi produksinya tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas tanaman kacang tanah, tanamannya harus dibuat lebih pendek dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) paklobutrazol, yang dapat menghambat pertumbuhan, meningkatkan kandungan klorofil daun dan dapat meningkatkan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi paklobutrazol, waktu aplikasi paklobutrazol dan interaksi antara konsentrasi dan waktu aplikasi paklobutrazol terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Agustus–Oktober 2015 di rumah kawat Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi paklobutrazol terdiri dari; 0, 100, 200 dan 400 ppm. Faktor kedua adalah waktu aplikasi paklobutrazol terdiri dari; pada umur 1, 2, 3 dan 4 minggu setelah tanaman muncul. Kombinasi kedua faktor 16 perlakuan dengan 4 ulangan, sehingga diperoleh 64 buah polibag sebagai unit percobaan. Data yang diperoleh diuji menggunakan analisis varian pada taraf 5 %, apabila terdapat perbedaan nyata pada konsentrasi maka dilakukan uji lanjut polynomial orthogonal, dan apabila terdapat perbedaan nyata pada waktu aplikasi dan interaksi dilakukan uji jarak berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 100 ppm paklobutrazol yang disemprotkan pada tanaman kacang tanah meningkatkan kehijauan daun, kandungan klorofil akan tetapi menurunkan tinggi tanaman, posisi bunga, jumlah polong bernas, bobot basah polong total, bobot basah polong bernas, bobot kering polong total, bobot kering polong bernas, bobot biji per-tanaman, dan bobot 100 biji. Waktu aplikasi paklobutrazol 1 minggu setelah tanaman muncul menyebabkan tanaman kerdil dan menunda pembungaan, namun meningkatkan jumlah bunga dan bobot 100 biji. Interaksi antara konsentrasi dan waktu aplikasi paklobutrazol berpengaruh terhadap tinggi tanaman (20,5 cm) pada konsentrasi 400 ppm dan waktu aplikasi 2 minggu setelah tanaman muncul, jumlah bunga yang paling banyak (275,7) dihasilkan interaksi antara konsentrasi 200 ppm dan waktu aplikasi 3 minggu setelah tanaman muncul, kandungan klorofil yang paling tinggi (7,0) dihasilkan interaksi antara konsentrasi 400 ppm dan waktu aplikasi 2 minggu setalah tanaman muncul, jumlah ginofor yang paling banyak (100,7) dihasilkan interaksi antara konsentrasi 200 ppm dan waktu aplikasi 4 minggu setelah tanaman muncul dan bobot 100 biji yang paling tinggi terdapat pada interaksi antara 0 ppm dan waktu aplikasi 3 minggu setelah tanaman muncul. (Program Studi : Agroekoteknologi)

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agroecotechnology
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 17 Oct 2017 08:57
Last Modified: 21 Nov 2017 02:46
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12821

Actions (login required)

View Item View Item