PERUBAHAN MUTU FISIK BUAH ALPUKAT (Persea Americana)

Sami, Rizki Fadhly and Silvia, Evanila and Efendi, Zulman (2017) PERUBAHAN MUTU FISIK BUAH ALPUKAT (Persea Americana). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Tesis)
skripsi.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Alpukat merupakan tanaman yang dapat tumbuh subur di daerah tropis seperti indonesia. Buah alpukat merupakan salah satu jenis buah yang digemari banyak orang karena selain rasanya yang enak, buah alpuka juga kaya antioksidan dan zat gizi seperti lemak. Alpukat mengandung lemak dalam jumlah yang tinggi. Asam lemak dalam alpukat 60-80% adalah asam lemak tak jenuh tunggal (mono unsaturated fatty acid). Asam lemak yang mendominasi dalam minyak alpukat adalah oleat (67-72%), palmitat (13-10%), palmitoleat (3-5,1%), dan linoleat (10,4-12%). Dan sisa nya adalah linolenat (1,5%). Asam oleat yang terkandung dalam lemak pada alpukat, menyebabkan titik cairnya rendah (21,826 0 c). Kandungan lemak alpukat bersifat lunak/lembut. Alpukat mempunyai kandungan solid fat yang tinggi yaitu setiap 100 gram daging buah alpukat mengandung 6-7 gram lemak. Selain itu, alpukat mempunyai aroma khas yang disukai banyak orang. Buah alpukat memiliki daging buah berwarna kuning atau kuning-kehijauan, tidak manis tapi beraroma, dan sedikit berserat. Bagian daging buah yang dapat dimakan berkisar antara 61-76% alpukat merupakan buah yang bersifat klimaterik. Setelah panen buah masih terus melangsungkan aktivitas fisiologis seperti respirasi dan transpirasi. Kerusakan utama buah alpukat hampir sama dengan kerusakan yang terjadi pada buah segar pada umumnya yaitu memar, berjamur, daging buah berubah warna menjadi coklat, lembek berair dan bahkan busuk, matang tidak normal, terjadi susut bobot serta penurunan nutrisi. Kondisi buah alpukat ditentukan oleh beberapa parameter, diantaranya dilihat dari sisi warna buah alpukat. Mutu alpukat yang baik sangat ditentukan oleh tingkat ketuaan buah dan penampakannya. Tujuan pada penelitian ini mengkaji Perubahan Mutu Fisik Alpukat, metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengamatan secara langsung dan analisa regresi pada pengamatan parameter yang diamati adalah warna, susut bobot buah, volume, massa jenis, dan pelunakan buah, pada pengamatan warna buah alpukat masak pada hari ke 6, lalu pada hari ke 4 buah alpukat in mengalami penyusutan bobot, dan pada hari ke 2 buah alpukat mengalami pengurangan volume dan untuk massa jenis mengalami perubahan perharinya, kemudian pada pelunakan buah alpukat terjadi perubahan pada hari ke 6 sedangkan pada uji regresi quadratic dan qubic pada pengamatan susut bobot buah nilai R square nya 0,976 dan significant nya 0,00 dengan variabel persamaan Y = -0,052 x 2 -1,443 x + 141,875, lalu pada volume buah nilai R square nya 0,988 dan significant nya 0,00 dan significant nya 0,00 dengan variabel persamaan Y = 0,205 x 2 -6,137 x + 151,333, lanjut pada massa jenis buah nilai R square nya 0,390 dan significant 0,534 dengan nilai variabel persamaan Y = 0,007x 2 + 0,054 x + 0,932, kemudian pada pelunakan buah nilai R square nya0,962 dan significant nya0,03 dengan nilai persamaan variabel Y = 0,000 x 2 + 0,001 x -0,008

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Industrial Technology of Agriculture
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 21 Nov 2017 02:02
Last Modified: 21 Nov 2017 02:02
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/14825

Actions (login required)

View Item View Item