KAJIAN KONDISI LINGKUNGAN DAN POTENSI TEGAKAN KAYU BAWANG DI DESA BANDUNG MARGA KECAMATAN BERMANI ULU RAYA KABUPATEN REJANG LEBONG

Putra, Riska Dwi and Wiryono, Wiryono and Depari, Efratenta Katherina (2017) KAJIAN KONDISI LINGKUNGAN DAN POTENSI TEGAKAN KAYU BAWANG DI DESA BANDUNG MARGA KECAMATAN BERMANI ULU RAYA KABUPATEN REJANG LEBONG. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
new pembahasaan13.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Hutan rakyat merupakan salah satu bentuk hutan yang ditanam pada lahan milik masyarakat, dan kegiatan pembangunan hutan rakyat sebagai salah satu upaya untuk menyediakan bahan baku dalam memenuhi kebutuhan kayu nasional adalah pembangunan hutan rakyat. Hutan rakyat yang sedang berkembang di Provinsi Bengkulu adalah hutan rakyat kayu bawang. Tanaman kayu bawang merupakan jenis alternatif prioritas dalam pembangunan hutan tanaman penghasil kayu utama di Provinsi Bengkulu, Pengembangan kayu bawang di Provinsi Bengkulu yang dilakukan oleh masyarakat untuk memasok kebutuhan bahan baku industri pengolahan kayu dan serat dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, sedang pasokan bahan baku dari hutan alam semakin menurun, akibatnya terjadinya kelangkaan bahan baku. Oleh karena itu diperlukan pengembangan hutan rakyat dengan jenis cepat tumbuh dan produktivitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan tempat tumbuh tegakan kayu bawang dan potensi tegakan kayu bawang di Desa Bandung marga Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang lebong Provinsi Bengkulu. Penelitian ini akan dilaksanakan di Desa Bandung Marga Kecamatan Bermani Ulu Raya kabupaten Rejang lebong. Lokasi ini sengaja dipilih karena lokasi ini terdapat tegakan kayu bawang dan di Desa Bandung Marga di Kabupaten Rejang lebong. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan Agustus 2015. Variable yang diamati adalah tinggi pohon, diameter, dan tinggi bebas cabang, kondisi lingkungan dan sifat tanah. Hasil penelitian kondisi lingkungan rata-rata suhu di kebun Bapak Ujang pada pagi hari yaitu sekitar pukul 08.00 WIB suhu minimum sebesar 22°C dan suhu maksimum sebesar 25°C sedangkan pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB suhu minimum berada pada 24°C dan suhu maksimum 27°C dan pada saat sore hari sekitar pukul 17.00 WIB suhu minimum sebesar 23°C dan suhu maksimum 26°C. Untuk kelembaban di kebun Bapak Ujang pada pagi hari sebesar 87%, siang hari 81% dan sore hari 83%. Untuk kebun Bapak Suhai memiliki suhu yang sama dan sedangkan untuk kelembaban pada pagi hari 88%, siang hari 82,1% dan sore hari 80,7%. Untuk intensitas cahaya tidak ada perbedaan yang besar relatif sama hanya saja intensitas cahaya di kebun Suhai lebih besar dibandingkan dengan kebun Ujang hal ini menunjukan bahwa kanopi tanaman dari kebun Bapak Suhai lebih rapat bila dibandingkan dengan kebun Bapak Ujang. Tanah di lokasi penelitian memiliki kadar N total rendah sedangkan C organik tinggi sedangkan untuk KTK termasuk kedalam kriteria sedang. Potensi tegakannya Untuk volume tegakan kayu bawang di Desa Bandung Marga dengan luasan 2,5 ha dan jumlah pohon 232 batang sebesar 2,03 m 3 dan rata-ratanya 1,01m 3 .

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 24 Nov 2017 03:19
Last Modified: 24 Nov 2017 03:19
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/14979

Actions (login required)

View Item View Item