PERTUMBUHAN BAMBANG LANANG (Madhuca aspera H. J. Lam) PADA LAHAN BEKAS TAMBANG DI PT. INTI BARA PERDANA KABUPATEN BENGKULU TENGAH DAN DI KEBUN MASYARAKAT

Fatar, Roi and Wiryono, Wiryono and Suhartoyo, Hery (2017) PERTUMBUHAN BAMBANG LANANG (Madhuca aspera H. J. Lam) PADA LAHAN BEKAS TAMBANG DI PT. INTI BARA PERDANA KABUPATEN BENGKULU TENGAH DAN DI KEBUN MASYARAKAT. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
Skripsi Roi Fatar.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Pertambangan batubara dipandang menguntungkan dari segi ekonomi, namun sangat merugikan jika dipandang dari segi ekologi karena dapat merusak lingkungan kawasan hutan. Maka dalam hal ini yang dilakukan yaitu melakukan penanaman dengan tanaman Bambang Lanang (Madhuca aspera H. J. Lam) di bekas tambang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laju pertumbuhan tanaman Bambang lanang dan dibandingkan pertumbuhannya di lahan tambang dan dikebun masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2015. Lokasi penelitian di PT. Inti Bara Perdana Kabupaten Bengkulu Tengah dan di Kebun Masyarakat. Variabel yang diamati adalah laju pertumbuhan (tinggi, diameter dan jumlah daun), kondisi lingkungan (suhu, kelembaban dan intensitas cahaya) dan sifat tanah (sifat fisik dan sifat kimia tanah). Hasil dari penelitian Pertumbuhan bambang lanang di kedua lokasi tersebut ialah yang pertama di lokasi tambang, Bambang lanang (Madhuca aspera H.J.Lam) di lahan tambang mengalami pertumbuhan dengan selisih tinggi rata-rata 5,55 cm dan untuk pertumbuhan di kebun selisih tinggi rata-ratanya 6,53 cm sedangkan untuk pertumbuhan selisih diameter di tambang adalah 0,70 mm dan untuk pertumbuhan selisih diameter di kebun 1,76 mm. Maka hasil yang di dapat setelah melakukan analisis uji t dengan taraf 5% pertumbuhan bambang lanang di tambang dan kebun menunjukan hasil yang Berbeda nyata dengan selang kepercayaan 95%. Faktor lingkungan menentukan pertumbuhan tanaman di suatu tempat dan iklim merupakan salah satu faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi penyebaran dan pertumbuhan tumbuh-tumbuhan. Yaitu dapat kita lihat melalui rerata suhu, kelembaban, intensitas cahaya di lokasi penelitian tambang dan kebun bambang lanang. bahwa suhu udara rata-rata di tambang dan di kebun ialah 38,13 0 C dan 34,5 0 C. Untuk rerata kelembapan di tambang dan di kebun ialah 20,08% dan 46,87%. Untuk rerata intensitas cahaya di tambang dan di kebun ialah 1875 lux dan 1749,17 lux. Dari hasil analisis tanah di tambang C organik tergolong kriteria rendah-sedang (1,32 %) dan di kebun C organik kriteria rendah – sedang (2,43 %). Di tambang N organik tergolong kriteria rendah (0,13 %) dan di kebun tergolong kriteria rendah (0,12 %). KTK di tambang tergolong kriteria rendah (12,32), dan KTK di kebun tergolong kriteria rendah (14,21). Tambang pH tergolong kriteria tanah masam (3,7), dan kebun tergolong kriteria pH masam (4,6). Berat volume di tambang (1,31) dan kebun (1,11). Di tambang dan kebun memiliki tekstur tanah yaitu lempung liat berpasir dan lempung berpasir. Pertumbuhan bambang lanang di tambang dan kebun Berbeda nyata secara statistik dengan selang kepercayaan 95 %.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 24 Nov 2017 03:23
Last Modified: 24 Nov 2017 03:23
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/14980

Actions (login required)

View Item View Item