PEMANFAATAN MINYAK SAWIT MERAH (RED PALM OIL) SEBAGAI PROVITAMIN A DAN PENGARUHNYA TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN KARAKTERISTIK FISIK “ SAUS BAKSO BAKAR

Rodiyah, Tri Nur and Budiyanto, Budiyanto and Zulman, Efendi (2017) PEMANFAATAN MINYAK SAWIT MERAH (RED PALM OIL) SEBAGAI PROVITAMIN A DAN PENGARUHNYA TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN KARAKTERISTIK FISIK “ SAUS BAKSO BAKAR. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI TRI NUR RODIYAH E1G013040.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (8MB)

Abstract

Kekurangan vitamin A masih menjadi masalah yang kompleks di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Umumnya kekurangan vitamin A terjadi pada balita, anakanak, ibu hamil dan ibu menyusui. Kekurangan vitamin A dapat diatasi dengan pemberian provitamin A (karotenoid) yang banyak terdapat dalam minyak sawit merah. Kandungan β karoten yang berasal dari stasiun presser, stripper, loading ramp, sterilizer dan tangki timbun bervariasi antara 554 -786 ppm. Minyak sawit merah dapat digunakan sebagai pangan fungsional karena berperan sebagai carrier provitamin A. Salah satu makanan yang dapat ditambahkan minyak sawit merah adalah saus bakso bakar. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kandun gan β -karoten yang terdapat dalam saus Bakso Bakar yang ditambahkan RPO dan pengaruhnya terhadap organoleptik dan karakteristik fisik saus bakso bakar. Penellitian ini terdapat satu faktor dengan tiga level yaitu konsentrasi penambahan minyak sawit merah (RPO) 0%, 11% dan 22%. Panelis yang digunakan dalam uji hedonik adalah 29 orang panelis anak sekolah dasar usia 10-13 tahun, dan pada uji duo trio terdapat 10 orang panelis mahasiswa agak terlatih. Data yang didapatkan dari hasil pengujian kandungan β -karoten dianalisis menggunakan regresi linier. Uji hedonik dan Viskositas dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan uji DMRT dengan software SPSS 16 pada taraf signifikansi 5%, sedangkan hasil pengujian duo trio dianalisis menggunakan tabel distribusi binomial. Hasil penelitian menunjukan bahwa k andun gan β -karoten yang terdapat dalam RPO sebagai bahan baku saus Bakso Bakar adalah 509,09 ppm atau setara dengan 41,57 gram RE per hari. Penambahan RPO pada konsentrasi 22% atau sebanyak 1,75 gram dapat memenuhi 12,13% kebutuhan vitamin A harian sebanyak 14,43 gram per hari, sehingga untuk memenuhi kebutuhan vitamin A sebanyak 14,43 gram per hari perlu mengkonsumsi sekitar 8 porsi saus Bakso Bakar. Penambahan RPO pada saus bakso bakar berdasarkan uji statistik berpengaruh tidak nyata terhadap warna, aroma, dan overall tetapi berpengaruh nyata terhadap rasa. Hasil uji duo trio menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antara sampel (konsentrasi 0%) dengan acuan (konsentrasi 22%). Penambahan RPO pada saus bakso bakar berpengaruh nyata terhadap kestabilan, viskositas dan warna. Hasil pengujian viskositas, semakin banyak minyak sawit merah yang ditambahkan maka viskositas saus semakin tinggi. Penambahan RPO pada saus Bakso Bakar dapat menstabilkan emulsi selama 8 jam. Begitu juga pada pengujian warna, semakin banyak minyak sawit merah yang ditambahkan maka warna saus menjadi semakin cerah.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Industrial Technology of Agriculture
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 27 Nov 2017 01:18
Last Modified: 27 Nov 2017 01:18
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/15017

Actions (login required)

View Item View Item