FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENUMPUKAN PENYERAPAN ANGGARAN DI AKHIR TAHUN

Wardhani, Andi and Fadli, Fadli and Willy, Abdillah (2017) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENUMPUKAN PENYERAPAN ANGGARAN DI AKHIR TAHUN. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
ANDI WARDHANI (TESIS).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

APBN merupakan salah instrumen kebijakan pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi. Anggaran belanja dapat mendorong roda perekonomian jika penyerapannya dilakukan secara cepat dan maksimal. Kegagalan target penyerapan anggaran berakibat hilangnya manfaat belanja, karena dana yang dialokasikan tertunda pemanfaatannya, yang artinya ada dana yang menganggur (idle money). Pola penyerapan anggaran belanja yang cenderung menumpuk pada waktu tertentu yaitu pada akhir tahun anggaran juga akan mengurangi fungsi APBN tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh perencanaan anggaran terhadap penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun; (2) untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan anggaran terhadap penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun; (3) untuk mengetahui pengaruh sumber daya manusia terhadap penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun; (4) untuk mengetahui pengaruh pengadaan barang dan jasa terhadap penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei terhadap masalah-masalah berupa fakta dari fenomena yang terjadi di lapangan. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Responden penelitian ini adalah salah satu pejabat pengelola keuangan satuan kerja di wilayah pembayaran KPPN Bengkulu yang berjumlah 304 satuan kerja yang diambil dengan teknik sampel. Metode analisis data digunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data diperoleh: (1) Perencanaan anggaran berpengaruh signifikan terhadap penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun. Jika masalah perencanaan anggaran meningkat maka penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun akan meningkat; (2) Pelaksanaan anggaran berpengaruh signifikan terhadap penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun. Jika masalah pelaksanaan anggaran meningkat maka penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun akan meningkat; (3) Sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun. Jika masalah sumber daya manusia meningkat maka penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun akan meningkat; (4) Pengadaan barang dan jasa tidak berpengaruh signifikan terhadap penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun. Faktor pengadaan barang dan jasa tidak mempengaruhi penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun. Nilai Adjusted R2 sebesar 0,502, bermakna bahwa variasi peningkatan penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun pada satuan kerja wilayah pembayaran KPPN Bengkulu sebesar 50,2% dapat dijelaskan oleh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, sumber daya manusia, dan pengadaan barang dan jasa, sedangkan sisanya 49,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Implikasi hasil penelitian yang diambil adalah: (1) Perencanaan anggaran perlu dirancang dengan mempertimbangkan aspek kebutuhan, kemampuan dalam melaksanakan yang di komparasi realisasi tahun sebelumnya serta dipadu langkahlangkah antisipatif jika terjadi perubahan kebijakan. Oleh karena itu suksesnya penyerapan anggaran berawal dari perencanaan anggaran yang matang dan terukur; (2) Pelaksanaan anggaran merupakan variabel yang mempunyai pengaruh paling besar dibanding variabel lain. Mengeksekusi kegiatan tanpa menunda atau memperlambat pelaksanaan serta sesuai dengan perencanaan awal akan menghindari pola serapan yang tidak seimbang. Kesiapan instrumen keuangan sangat mempengaruhi cepat atau lambatnya merealisasikan anggaran; (3) Kuantitas disertai kualitas sumber daya manusia sangat diperlukan dalam mendorong percepatan realisasi anggaran. Analisis jabatan dalam menentukan posisi sesuai dengan bidang pendidikan sangat diperlukan. Hal ini bertujuan supaya tidak ada lagi proses adaptasi staf yang akan memakan waktu akibat dari mutasi jabatan; (4)Pengadaan barang dan jasa meskipun tidak berpengaruh secara signifikan, namun secara positif dapat mempengaruhi penyerapan anggaran. Sikap kehati-hatian memang dibutuhkan dalam proses pengadaan, namun jika terlalu berlebihan maka pengadaan barang dan jasa tidak dapat terlaksana sesuai jadwal yang ditetapkan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Postgraduate Program > Magister Manajemen
Depositing User: 161 Septi Septi
Date Deposited: 30 Nov 2017 03:08
Last Modified: 30 Nov 2017 03:08
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/15188

Actions (login required)

View Item View Item