ANALISIS TINGGI GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN BENGKULU SELAMA 10 TAHUN (2006-2015) MENGGUNAKAN DATA MODEL GELOMBANG WAVEWATCH III

Annisa, Latif and Supiyati, Supiyati and Welly, Fitria (2018) ANALISIS TINGGI GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN BENGKULU SELAMA 10 TAHUN (2006-2015) MENGGUNAKAN DATA MODEL GELOMBANG WAVEWATCH III. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
ANALISIS TINGGI GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN BENGKULU SELAMA 10 TAHUN.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (6MB)

Abstract

Wilayah Indonesia disebut sebagai wilayah benua maritim (maritime continent) karena terdiri atas ribuan pulau yang dibatasi oleh laut dengan topografi yang umumnya bergunung-gunung. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara spasial dan temporal tinggi serta pola perubahan gelombang laut di perairan Bengkulu selama 10 tahun (2006-2015). Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah analisis spasial dan temporal data hasil tinggi gelombang signifikan (Hs) bulanan dari model gelombang WaveWatch III. Analisis yang dilakukan meliputi bagaimana karakteristik tinggi gelombang setiap bulan dan menentukan pola perubahan tinggi gelombang dalam periode 10 tahun (2006-2015). Hasil penelitian menunjukkan tinggi gelombang signifikan (Hs) hasil data simulasi model gelombang Wavewacth III (WW3) di perairan Bengkulu mengalami puncak tertinggi pada bulan Agustus yaitu saat terjadinya monsun Australia pada bulan Juni-Juli-Agustus (JJA) yaitu rata-rata mencapai 2,4-2,7 meter, pada musim ini fetch yang terbentuk lebih panjang untuk daerah yang berada di Selatan ekuator. Untuk musim peralihan yaitu saat periode Maret-April Mei (MAM) dan September-Oktober-November (SON) tinggi gelombang signifikan (Hs) di perairan Bengkulu mengalami kenaikan dibandingkan saat monsun Asia dikarenakan pada musim peralihan ini posisi matahari berada di sekitar wilayah ekuator sehingga angin yang terbentuk tidak menentu dan tidak konsisten. Tren Hs di Perairan Bengkulu selama 10 tahun (2006-2015) mengalami penurunan yang berkisar antara 0,1 hingga 0,4 m. Penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh penurunan kecepatan angin yang terjadi pada saat fase transisi yang terjadi pada saat periode 2011. Kata Kunci :Perairan Bengkulu, Tinggi Gelombang, Wavewatch III

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Physics Science
Depositing User: 022 Lili Haryanti
Date Deposited: 06 Apr 2019 05:01
Last Modified: 06 Apr 2019 05:01
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/17771

Actions (login required)

View Item View Item