IDENTIFIKASI HAMA BARU DAN MUSUH ALAMINYA PADA TANAMAN JAGUNG, DI KELURAHAN SIDOMULYO, KECAMATAN SELUMA, BENGKULU

Nadrawati, Nadrawati and Sempurna, Br Ginting and Agustin, Zarkani (2019) IDENTIFIKASI HAMA BARU DAN MUSUH ALAMINYA PADA TANAMAN JAGUNG, DI KELURAHAN SIDOMULYO, KECAMATAN SELUMA, BENGKULU. Project Report. Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Universitas Bengkulu.

[img]
Preview
Text (Project Report)
Laporan penelitian hama baru pada jagung 20451.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (861kB) | Preview

Abstract

Fall Armyworm (FAW) atau Spodoptera frugiperda (Lepidoptera: Noctuidae) merupakan salah satu hama baru yang pertanaman jagung. Hama ini termasuk yang sulit dikendalikan, karena imagonya cepat menyebar, bahkan termasuk penerbang kuat dapat mencapai jarak yang cukup jauh dalam satu minggu, dengan bantuan angin bisa mencapai 100 km. Hama tersebut telah mewabah dalam waktu cepat dari Benua Amerika pada tahun 2016, masuk ke Benua Afrika dan menyebar di wilayah Asia hingga ke Thailand pada tahun 2018. Kerugian akibat serangan hama ini pada tanaman jagung di 12 negara di Afrika antara 4-18 juta ton per tahun atau jika diuangkan senilai 1-4,6 juta dollar AS/tahun. Penyebaran hama Spodoptera frugiperda dapat terjadi melalui perdagangan sayur-mayur, buah-buahan antar negara, di samping itu serangga ini mampu bertahan di musim dingin, karena Indonesia negara tropis, jadi sangat berpotensi terserang hama ini. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi dan memastikan keberadaan hama baru serta musuh alaminya pada tanaman jagung, di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Seluma, Bengkulu. Metode yang digunakan adalah survey dengan pengambilan sampel secara purposif sampling (metode terpilih). Pengamatan pada tanaman sampel meliputi ciri-ciri morfologi larva yang ditemukan, gejala kerusakan, dan musuh alaminya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hama yang menyerang tanaman jagung di kelurahan Sidomulyo adalah Spodoptera frugiperda, berdasarkan hasil identifikasi hama tersebut memiliki ciri-ciri yaitu 1. terdapat garis mirip huruf Y terbalik pada kepala, 2. Terdapat 4 buah bintik yang besar (pinacula) pada abdomen segmen 8, 3. Memiliki 3 garis pada bagian atas tubuh, yaitu sebuah pada dorsal dan pada masing-masing sub dorsal, 4. Memiliki garis tebal seperti pita pada lateral tubuh. Larva tersebut menyerang pucuk tanaman tanaman jagung pada stadia vegetatif sehingga pertumbuhan tanaman jagung menjadi tergangu dan memakan kernel jagung pada fase generatif. Musuh alami yang ditemukan dilapangan adalah Nucleopolyhedrovirus (NPV), Nomuraea rileyi, predator Coleomegilla maculata (De Geer) (Coleoptera: Coccinellidae), dan parasitoid (Diptera: Tachinidae). Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk penelitian lanjutan mengenai pengendalian hama baru tersebut.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Plant Pests and Diseases
Depositing User: Septi Septi
Date Deposited: 23 Jan 2020 12:10
Last Modified: 23 Jan 2020 12:10
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20451

Actions (login required)

View Item View Item