LEVELING MESIN PERKAKAS DAN KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA (STUDI KASUS PADA MESIN FREIS DI PT. SINAR HARAPAN TEKNIK)

Johan, M. Syah and Hendra, Eng and Hoten, Hendri Van (2014) LEVELING MESIN PERKAKAS DAN KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA (STUDI KASUS PADA MESIN FREIS DI PT. SINAR HARAPAN TEKNIK). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img]
Preview
Text (Thesis)
I,II,III,II-14-joh-FT.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (12MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Thesis)
IV,V,LAMP,II-14-joh-FT.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (12MB) | Preview

Abstract

Mesin Freis (milling), merupakan salah satu mesin perkakas yang digunakan untuk melakukan penyayatan terhadap benda kerja dengan mata pahatnya yang berputar pada sumbunya, permukaan yang dipotong menggunakan mesin Freis dapat berbentuk bidang datar, menyudut, atau melengkung. Alat tersebut membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi agar hasil yang didapatkan pun menjadi lebih presisi dan akurat. Maka dari itu sebaiknya perlu dilakukan suatu proses pengujian terhadap ketelitian geometrik dari mesin perkakas tersebut. Salah satu pengujian mesin perkakas yang sangat berpengaruh terhadap kualitas dari produk yang dihasilkan adalah penyelarasan (Level) dan simpang putar (Run out). Dengan melakukan penyelarasan (Level) pada mesin perkakas kita dapat mengetahui daerah-daerah yang telah mengalami puntiran akibat pembebanan saat kerja, menghindari bidang referensi terpuntir (twisting), dan menghindari pembebanan statik maupun dinamik yang tidak seimbang pada tumpuan maupun bidang-bidang lintasan yang dapat mengakibatkan keausan. Dari pengujian kedataran pada mesin freis diketahui untuk nilai run out spindel pahat memilki nilai nol, sedangkan nilai kedataran meja kerja mesin freis memiliki nilai yang berfariasi antara -0,01 mm sampai dengan 0,01mm. Dari nilai tersebut dapat disimpulkan bawah meja mesin freis tidak rata. Berfariasinya nilai kedataran meja mesin freis, berpengaruh juga terhadap nilai kekesaran permukaan benda kerja yang dihasilkan. Nilai kekasaran permukaan yang tertinggi adalah sebesar 3,668 µm dan nilai kekasaran permukaan yang terendah adalah sebesar 1,953 µm.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
Depositing User: 033 Darti Daryanti
Date Deposited: 29 Oct 2014 15:47
Last Modified: 29 Oct 2014 15:47
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9236

Actions (login required)

View Item View Item