PENGARUH LATERAL CONSUMER RELATIONSHIP DAN ILLUSION OF CONTROL TERHADAP PURCHASE INTENTION DENGAN PERCEIVED PRICE FAIRNESS SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PENGGUNA E-COMMERCE DI INDONESIA

Mubaraq, All and Syaiful, Anwar and Seprianti, Eka Putri (2022) PENGARUH LATERAL CONSUMER RELATIONSHIP DAN ILLUSION OF CONTROL TERHADAP PURCHASE INTENTION DENGAN PERCEIVED PRICE FAIRNESS SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PENGGUNA E-COMMERCE DI INDONESIA. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI ALL MUBARAQ_compressed.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Banyak bisnis-bisnis yang mulai melirik e-commerce sebagai saluran ditribusi baru dan memicu timbulnya persaingan harga demi menarik minat konsumen di dunia maya. Terdapat beragam cara penjual dalam memenangkan persaingan harga konsumen, salah satunya dengan memberikan konsumen promosi produk dengan diskon besar dalam waktu singkat atau flash sale. Fenomena flash sale yang ditawarkan e-commerce menarik minat konsumen untuk berbelanja karena harga produk yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga sebelum flash sale. Niat beli (purchase intention) akan timbul akibat stimulus dengan adanya event flash sale di platform e-commerce mereka, dikarenakan adanya waktu yang terbatas dalam penawarannya dan tentunya dengan harga yang lebih murah. Cara konsumen dalam memperoleh informasi harga bisa didapatkan dalam berbagai cara, salah satu dengan membandingkan informasi dari konsumen lain secara komparatif, inilah yang disebut sebagai lateral consumer relationship (Xia et al., 2004). Pada studi yang sebelumnya ditemukan bahwa perbandingan lateral antara satu konsumen dengan konsumen lain merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi persepsi price fairness konsumen (Major & Testa, 1989). Selain lateral consumer relationship yang memengaruhi price fairness, terdapat juga pengaruh dari kepercayaan konsumen atas kontrol (illusion of control) yang mereka miliki terhadap harga suatu produk online. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijabarkan maka penulis akan meneliti tentang perceived price fairness sebagai variabel yang memediasi lateral consumer relationship, dan illusion of control terhadap purchase intention terutama pada pengguna e commerce di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Responden penelitian ini adalah konsumen e-commerce di Indonesia, yang berjumlah 206 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Metode analisis data digunakan analisis deskriptif dan analisis partial least square (PLS). Berdasarkan penelitian lapangan, diperoleh hasil bahwa: (1) Lateral consumer relationship berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived of price fairness. Hasil ini berarti bahwa jika semakin baik lateral consumer relationship, maka semakin tinggi persepsi keadilan harga oleh konsumen; (2) Illussion of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived of price fairness. Hasil ini berarti bahwa jika semakin tinggi illusion of control, maka semakin tinggi persepsi keadilan harga oleh konsumen; (3) Perceived of price fairness berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat konsumen untuk berbelanja (purchase intention). Hasil ini berarti bahwa jika semakin tinggi persepsi keadilan harga, maka semakin tinggi pula minat konsumen untuk berbelanja produk pada platform e-commerce tersebut; (4) Perceived of price fairness memiliki peran mediasi pada pengaruh lateral consumer relationship terhadap niat konsumen untuk berbelanja (purchase intention) secara online. Hasil ini berarti bahwa jika semakin positif lateral consumer relationship akan menambah persepsi keadilan harga sehingga akan meningkatkan minat konsumen untuk berbelanja produk pada platform e-commerce; dan (5) Perceived of price fairness memiliki peran mediasi pada pengaruh illussion of control terhadap niat konsumen untuk berbelanja (purchase intention). Hasil ini berarti bahwa jika semakin positif illusion of control akan menambah persepsi keadilan harga sehingga akan meningkatkan minat konsumen untuk berbelanja produk pada platform e-commerce. Berdasarkan hasil pembahasan dan kesimpulan, beberapa saran yang dapat diberikan adalah: (1) Bagi online marketplace hendaknya terus mendorong kepada pelanggannya untuk memiliki loyalitas yang tinggi, tidak hanya pada toko online tetapu juga pada platform e-commerce-nya. Hal ini dapat menjadi evaluasi untuk meningkatkan kepercayaan dan daya tarik konsumen untuk terus berbelanja pada online marketplace-nya; (2) Online marketplace harus membina komunitas komunitas belanja online yang ada pada platform marketplace-nya untuk tetap loyal dan selalu tertarik melalukan transaksi online dengan menambah pelayanan, kemudahan-kemudahan dan keuntungan-keuntungan lainnya, dibandingkan dengan konsumen yang tidak memiliki komunitas (individual) dan (3) Online marketplace harus membina para penjual yang tergabung dalam online marketplace-nya untuk memberikan keuntungan-keuntungan seperti memberikan diskon harga, potongan harga dan sebagainya.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economy > Department of Management
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 21 Feb 2024 06:42
Last Modified: 21 Feb 2024 06:42
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/17655

Actions (login required)

View Item View Item