TINJAUAN YURIDIS PENYELAMATAN BANK GAGAL MELALUI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2020 TENTANG PELAKSANAAN KEWENANGAN LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN DALAM RANGKA MELAKSANAKAN LANGKAH�LANGKAH PENANGANAN PERMASALAHAN STABILITAS SISTEM KEUANGAN

YOHANES, ELRO SINAGA and Tito, sofyan and Joko, Susetyanto (2024) TINJAUAN YURIDIS PENYELAMATAN BANK GAGAL MELALUI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2020 TENTANG PELAKSANAAN KEWENANGAN LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN DALAM RANGKA MELAKSANAKAN LANGKAH�LANGKAH PENANGANAN PERMASALAHAN STABILITAS SISTEM KEUANGAN. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
SKRIPSI - YOHANES ELRO SINAGA (B1A017003) - Yohanes Elro Sinaga.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Penyelamatan bank gagal merupakan salah satu kewenangan yang dimiliki LPS yang diatur dalam Undang-Undang No.33 Tahun 2020, namun dalam prosesnya LPS belum maksimal dalam menjalankan perannya, tentu saja hal itu akan sangat membahayakan stabilitas sistem keuangan nasional apabila terjadi saat keadaan kerisis keuangan, maka dari itu pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2020 untuk menambah kesaktian LPS dalam Penanganan bank gagal selama masa krisis akibat pandemic Covid-19. Judul Penelitian, “Tinjauan Yuridis Penyelamatan Bank Gagal Melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2020 Tentang Kewenangan Lembaga Penjamin Smpanan Dalam Rangka Melaksanakan Langkah-Langkah Penanganan Permasalahan Stabilitas Sistem Keuangan”. Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) Menjelaskan dan menggambarkan bagamana penyelamatan bank gagal berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2020. (2) Menjelaskan dan menggambarkan Bagamana kelemahan-kelemahan Penyelamatan bank gagal berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian, (1) Upaya penyelamatan ialah dengan menambah fleksibilitas pemilihan opsi penanganan bank gagal tidak berdampak sistematik dengan harapan dapat mengurangi bank di likuidasi (2) Beberapa kelemahan teridentifikasi, termasuk masalah dalam pembuatannya, seperti penggunaan Peraturan Pemerintah (PP) dari pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu), Terjadinya disharmoni hukum, kurang efektif, dan dalam penerapanya berpotensi menyebabkan kerugian negara secara tidak langsung. Kata Kunci: Lembaga Penjamin Simpanan, Penyelamatan Bank Gagal.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science
Depositing User: irma rohayu
Date Deposited: 18 Jul 2024 05:37
Last Modified: 18 Jul 2024 05:37
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/19038

Actions (login required)

View Item View Item