PERBANDINGAN METODE CITRA DIGITAL DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis UNTUK ANALISIS KUANTITATIF BESI (Fe) DAN KROMIUM (Cr)

Serunting, Muhamad Allan and Lutfi, Firdaus and Sura , Menda Ginting (2014) PERBANDINGAN METODE CITRA DIGITAL DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis UNTUK ANALISIS KUANTITATIF BESI (Fe) DAN KROMIUM (Cr). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
I,II,III,II-14-muh.FM.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)
[img] Archive (Thesis)
IV,V,LAMP,II-14-muh.FM.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan analisis logam besi (Fe) dan kromium (Cr) menggunakan citra digital sistem warna RGB dan CMYK terhadap metode spektrofotometri UV-Vis sebagai meteode alternatif karena kurangnya ketersediaan alat spektrofotometer UV-Vis di sekolah maupun perguruan tinggi. Logam besi dikomplekskan dengan pengompleks kalium tiosianat (KSCN) untuk menghasilkan warna merah-orange, sedangkan logam kromium menggunakan pengompleks 1,5-diphenilcarbazide (DPC) sehingga berwarna merah-lembayung. Larutan senyawa komplek tersebut kemudian diambil citra digitalnya menggunakan kamera telepon genggam Lenovo A390 dan diolah data sistem warna RGB serta sistem warna CMYKnya. Perhitungan untuk mendapatkan konsentrasi sampel menggunakan regresi linear sederhana (RLS) dan partial least square (PLS). Akurasi metode RLS sistem warna RGB, metode PLS RGB dibandingkan metode spektrofotometri UV-Vis pada larutan standar besi (Fe) berturut-turut adalah 99,6 ; 99,7 %. Sedangkan pada logam kromium (Cr) berturut-turut sebesar 99,8 ; 99,8 %. Hasil ini menunjukkan bahwa metode citra digital dapat menjadi alternatif analisa kuantitatif sampel logam selain metode spektrofotometri UV- Vis. Pengaruh ion lain seperti Cr, Al, K, Na, pada analisis logam Fe memberikan gangguan absorbansi sebesar 1,6 %, sedangkan pada analisis kromium gangguan oleh ion Fe, Al, K dan Na memberikan gangguan absorbansi sebesar 16.5 %. Hasil analisis sampel menunjukkan Konsentrasi logam besi (Fe) pada air PDAM, Danau Dendam, Sungai Muara Bangkahulu I, II dan III serta Sungai Hitam I dan II berdasarkan citra digital Metode RLS RGB berturut-turut adalah 0,38 ; 0,55 ; 0,48 ; 0,55 ; 0,30 ; 0,34 ; dan 0.50 ppm. Sedangkan untuk kromium Berturut-turut adalah 6,6 ; 9,9 ; 11,9 ; 6,6 ; 3,6 ; 3,6 ; dan 6,9 ppb. Dibandingkan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum kadar logam besi (Fe) pada semua sampel air melebihi ambang batas yang ditentukan kecuali pada sampel air muara Bangkahulu III sedangkan untuk logam kromium (Cr) kadarnya di bawah ambang batas yang ditentukan. Namun sampel air tersebut semuanya masih di bawah ambang batas mutu air golongan D (untuk pertanian).

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Education > Department of Chemistry Education
Depositing User: 022 Gofar Ismail
Date Deposited: 18 Nov 2014 10:52
Last Modified: 18 Nov 2014 10:52
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9755

Actions (login required)

View Item View Item