POTENSI SALEP EKSTRAK DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata Miers) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT

Niliani, Lusi Destri and Nurhamidah, Nurhamidah and Dewi, Handayani (2025) POTENSI SALEP EKSTRAK DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata Miers) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Skripsi] Archive (Skripsi)
SKRIPSI_LUSI DESTRI NILIANI_BEBAS PERPUS UNIB - Lusi Destri Niliani.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (6MB)

Abstract

Luka sayat sering terjadi akibat cedera benda tajam dan berisiko menimbulkan
komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Penggunaan povidone iodine
jangka panjang dapat menyebabkan iritasi kulit, nyeri dan pembengkakan pada area
luka. Sebagai alternatif, daun cincau hijau yang mengandung senyawa metabolit
sekunder, seperti flavonoid, saponin, tanin, alkaloid dan steroid, diketahui memiliki
aktivitas antiinflamasi, antibakteri dan antioksidan yang mendukung penyembuhan
luka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi salep ekstrak daun cincau hijau
dalam menyembuhkan luka sayat serta stabilitas fisiknya. Proses ekstraksi daun
cincau hijau menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Hewan
percobaan yang digunakan yaitu mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu
kontrol negatif (salep tanpa ekstrak), kontrol positif (povidone iodine), dan
kelompok salep ekstrak cincau hijau dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15%.
Pengamatan dilakukan selama 14 hari terhadap eritema, edema, dan penutupan
luka. Analisis data menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil
observasi kondisi luka terhadap eritema dan edema pada mencit menunjukkan
bahwa terjadi penurunan eritema dan edema lebih cepat pada kelompok mencit
yang diberi salep ekstrak dibandingkan dengan kontrol negatif dan positif. Salep
ekstrak daun cincau hijau dengan konsentrasi 15% menunjukkan efek
penyembuhan luka sayat yang lebih cepat dibandingkan dengan konsentrasi
lainnya, berdasarkan hasil pengukuran panjang luka sayat. Analisis statistik
menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan panjang luka sayat, dimana salep
dengan konsentrasi 15% terbukti paling efektif dalam mempercepat penyembuhan
luka sayat pada mencit (Mus musculus). Salep ekstrak daun cincau hijau juga
menunjukkan stabilitas fisik yang baik berdasarkan aspek organoleptik, pH,
homogenitas, daya sebar, serta tidak menyebabkan iritasi.
Kata kunci : Daun Cincau Hijau, Salep, Luka Sayat

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Septi, M.I.Kom
Date Deposited: 13 Mar 2025 01:48
Last Modified: 13 Mar 2025 01:48
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/23284

Actions (login required)

View Item
View Item