Delajulianti, Delajulianti and Putri, Suci Asriani and Rahmi, Yuristia (2024) STRATEGI PENGEMBANGAN URBAN FARMING TANAMAN MELON HIDROPONIK DI KOTA BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI DELAJULIANTI_E1D020068_BEBAS PINJAM - Dela Julianti.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (4MB)
Abstract
Pemanfaatan lahan pekarangan merupakan bentuk langkah pemerintah dalam
menjaga ketahanan pangan penduduk dan melatih kemandirian masyarakat. Salah satu
provinsi yang melakukan program pemanfaatan lahan pekarangan adalah Provinsi
Bengkulu yang telah ditetapkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu sejak
tahun 2019 melalui rencana kerja (Renja) Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu
yang mengacu terhadap rencana strategis (Renstra) Dinas Ketahanan Pangan Provinsi
Bengkulu tahun 2016-2021. Salah satu bentuk pemanfaatan lahan pekarangan dengan
konsep urban farming yang telah dilakukan di Kota Bengkulu sejak tahun 2019 hingga
saat ini adalah Celebes Hidroponik dan Toboponik dengan membudidayakan berbagai
jenis melon premium. Dalam dunia bisnis, trend penjualan produk seringkali mengalami
naik turun akibat pengaruh dari beberapa faktor. Maka, sebagai salah satu petani urban
farming yang menerapkan program pemanfaatan lahan pekarangan sebagai bentuk
ketahanan pangan, Celebes Hidroponik dan Toboponik harus dapat terus mengembangkan
urban farming melon tersebut. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
faktor internal dan eksternal urban farming melon, merumuskan alternatif strategi dan
menentukan alternatif strategi prioritas yang dapat diterapkan untuk pengembangan urban
farming melon di Kota Bengkulu.
Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) di Kota Bengkulu.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2024. Penentuan responden
menggunakan metode purpossive. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Analisis
IFAS untuk menganalisis faktor lingkungan internal, EFAS untuk menganalisis faktor
lingkungan eksternal, analisis SWOT untuk merumuskan alternatif strategi pengembangan
urban farming tanaman melon, dan analisis QSPM untuk menentukan alternatif strategi
prioritas untuk pengembangan urban farming tanaman melon di Kota Bengkulu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 faktor lingkungan internal yaitu
manajemen, modal, pemasaran, teknologi yang digunakan, lingkungan usaha yang baik,
sumber daya manusia, produk; dan 6 faktor lingkungan eksternal yaitu pemerintah dan
regulasi yang mendukung, daya beli, trend pangan sehat, kesadaran masyarakat terkait pola
hidup sehat, selera konsumen, dan respon pasar yang baik. berdasarkan analisis IFAS
(Internal Strategic Factors Analysis Summary) didapatkan nilai x senilai 2,1893; dan
berdasarkan analisis EFAS (Enternal Strategic Factors Analysis Summary) didapatkan
nilai y sebesar 3,0399. Sehingga berdasarkan analisis kuadran SWOT (Strength, weakness,
opportunities, threats), posisi strategi urban farming tanaman melon berada pada kuadran I
(strength-opportunities). Berdasarkan analisis SWOT (Strength, weakness, opportunities,
threats) dirumuskan 3 alternatif strategi yaitu memaksimalkan teknik penjualan,
memanfaatkan lokasi usaha yang strategis dan lingkungan usaha yang mendukung, dan
memaksimalkan pemanfaatan sumber daya usaha. Berdasarkan analisis QSPM
Quantitative Strategic Planning Matrix) didapatkan alternatif strategi prioritas yaitu
memaksimalkan pemanfaatan sumber daya usaha dengan skor TAS (total attractive score)
senilai 6,6554.
Kata kunci : Urban farming, Melon, Hidroponik, Strategi Pengembangan, IFAS & EFAS,
analisis SWOT, QSPM.
(Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian,
Universitas Bengkulu)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 03 Oct 2025 03:39 |
| Last Modified: | 03 Oct 2025 03:39 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/27284 |

