FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PETANI GULA KELAPA DI DESA PAL 30 KECAMATAN LAIS KABUPATEN BENGKULU UTARA

Suryanti, Tutik and Redy, Badrudin and Rihan, Ifebri (2024) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PETANI GULA KELAPA DI DESA PAL 30 KECAMATAN LAIS KABUPATEN BENGKULU UTARA. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Skripsi_Tutik Suryanti_E1D017135 print - Tutik Suryanti.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (5MB)

Abstract

Desa Pal 30 adalah sebuah wilayah yang terletak di Kecamatan Lais, Kabupaten
Bengkulu Utara. Desa ini memiliki batas-batas administratif yaitu sebelah utara, Desa Pal 30
berbatasan dengan Desa Jago Bayo, sementara di sebelah timur berbatasan dengan Desa
Penyangkak yang termasuk dalam Kecamatan Air Besi. Di sebelah selatan, desa ini
berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, memberikan akses ke pantai dan laut. Di sisi
barat, desa ini berbatasan dengan Kelurahan Pasar Lais. Jumlah penduduk Desa Pal 30
mencapai 2.185 jiwa, yang terdiri dari 1.082 laki-laki dan 1.103 perempuan. Desa ini
memiliki 612 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat wilayah dusun. Sebagai sebuah
komunitas, Desa Pal 30 memiliki struktur sosial yang terdiri dari berbagai keluarga yang
tersebar di beberapa dusun, mencerminkan keragaman dan dinamika masyarakat setempat.
Desa Pal 30 dikenal karena pada tahun 1938 istilah Pal 30 diambil dari jarak tempuh pada
zaman dahulu antara jarak Desa Pal 30 Ke Bangkahulu (Bengkulu) yaitu dalam 1 Pal sama
dengan 1,5 Km pada jarak tempuh sekarang, karena pada saat itu hanya melalui jalan laut
atau pantai. Jadi, jarak antara Desa Pal 30 atau Lais – Bengkulu yaitu 30 Pal (45 Km). pada
tahun 1938 tersebut Desa ini masih merupakan Pemangku (Belum menjadi Desa) dan
selanjutnya pada tahun 1950 dari istilah Pemangku menjadi Depati yang mana Depati
pertama yaitu Hamzah Cha, Depati ini juga belum bisa menjadi Desa seutuhnya.
Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17-31 Mei 2024 di Desa Pal 30 Kecamatan Lais
Kabupaten Bengkulu Utara. Pengambilan responden dengan metode sampling jenuh yang
melibatkan 58 petani gula kelapa. Pemilihan lokasi penelitian ini dilakukan dengan sengaja
atau purposive dengan pertimbangan bahwa mayoritas masyarakat Desa Pal 30 Kecamatan
Lais Kabupaten Bengkulu Utara adalah petani guka kelapa.
Data yang dikumpulkan ada dua jenis,yaitu data primer dan data skunder. Data primer di
peroleh dari responden melalui mengisian daftar pertanyaan kepada petani gula kelapa. Data
skunder data yang didapat dengan melakukan studi pustaka dan studi literature lain dari
sumber data yang sudah diolah (sekunder) dan memanfaatkan data sekunder dari Badan
Pusat Statistik (BPS) .
Berdasarkan hasil penelitian Total penerimaan rata-rata petani gula kelapa selama satu
bulan yaitu Rp 10.110.707. Dimana untuk penerimaan petani gula kelapa paling tinggi yaitu
sebesar Rp 12.600.000/perbulan dan penerimaan petani gula kelapa paling rendah yaitu
sebesar Rp 6.000.000/perbulan. Terdapat 4 variabel berpengaruh positif terhaap tingkat
pendapatan petani penyadap gula kelapa di Desa Pal 30 yaitu jumlah produksi, usia petani,
pengalaman usahatani, dan modal proses produksi penyadapan gula kelapa. Sedangkan 2
vaiabel yaitu pendidikan petani dan jumlah anggota keluarga petani penyadak gula kelapa
tidak berpengaruh terhaap tingkat pendapatan petani penyadap gula kelapa di Desa Pal 30.
(Kata Kunci : Petani, Gula Kelapa, Penerimaan)
(Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas
Bengkulu)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agribusiness
Depositing User: Sugiarti, S.IPust
Date Deposited: 03 Oct 2025 09:18
Last Modified: 03 Oct 2025 09:18
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/27393

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200