Damanik, Eliyana Nathasia and Wahyudi, Arianto and Deselina, Deselina (2024) KAJIAN POPULASI BUNGA BANGKAI (AMORPHOPHALLUS TITANUM (BECC) BECC EX ARCANG) DI KETENONG II DAN TAMBANG SAWAH TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT (TNKS) SPTN WILAYAH VI KABUPATEN LEBONG PROVINSI BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.
Skripsi ELIYANA N DAMANIK - Eliyana nathasia Damanik.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (1MB)
Abstract
Bunga bangkai A. titanum digunakan sebagai simbol bendera di banyak kebun
botani seluruh dunia untuk menarik lebih banyak pengunjung ke kebun botani. Tumbuhan
ini menarik banyak orang karena bentuk perbungaan dan bau busuk serta siklus biologinya
yang unik. Berdasarkan studi literatur menunjukkan bahwa data kondisi populasi A.
titanum di habitat alam relatif sedikit sehingga untuk melakukan konservasi sangat sulit
karena dibutuhkan data-data ekologi tentang aspek habitat alam yang sangat penting untuk
keberadaan populasinya. Tumbuhan ini akan terancam jika kondisi ini dibiarkan terus
menerus. Faktor internal (biologis) dan eksternal (gangguan dan kerusakan habitat)
berpengaruh terhadap penurunan populasi bunga bangkai.
Tujuan penelitian adalah Menentukan Struktur populasi bunga bangkai
(Amorphophallus titanum.) menurut jumlah individu, diameter, tinggi batang di Ketenong
II dan Tambang Sawah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Kabuapten Lebong
Provinsi Bengkulu, Menentukan sebaran populasi bunga bangkai (Amorphophallus
titanum.)., Mengevaluasi kondisi habitat bunga bangkai (Amorphophallus titanum.).
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2024 di Ketenong II dan
Tambang Sawah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Kabuapten Lebong Provinsi
Bengkulu. Data yang diambil di lapangan adalah diameter, tinggi batang, suhu,
kelembaban, intensitas cahaya, curah hujan, faktor kimia tanah (N,P,K,Mg,Ca). Data
laboratorium yang diambil adalah data kimia dan tekstur tanah. Penelitian ini
menggunakan metode Purposive Sampling dengan ukuran plot 5m x 5m. Analisis data
menggunakan perhitungan indeks morisita, dan perhitungan INP.
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 18 individu A. titanum dari 12 plot di
lokasi 1, dan 13 individu dari 8 plot di lokasi 2. Individu A. titanum yang ditemukan dalam
fase vegetatif dan generatif. Berdasarkan analisis pola sebaran individu A. titanum yang
dilakukan menggunakan rumus indeks Morisita, pola penyebaran populasi bunga bangkai
di Ketenong II mempunyai pola sebaran merata sedangkan di Tambang Sawah
mempunyai pola sebaran mengelompok.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Ketenong II terdapat 5 spesies
pohon sedangkan di Tambang Sawah terdapat 9 spesies pohon, 7 spesies tiang, 5 spesies
pancang dan 3 spesies semai. Indeks Nilai penting tertinggi (INP) jenis pohon didominasi
oleh jenis Altingia excelsa Noronha sedangkan Indeks Nilai penting tertinggi (INP) di
Tambang Sawah yaitu pada tingkat pohon didominasi oleh jenis Altingia excelsa Noronha,
pada tingkat tiang didominasi oleh jenis Macaranga triloba, pada tingkat pancang
didominasi oleh jenis Polyalthia cauliflora, pada tingkat semai didominasi oleh Croton
argyratum BL. Kondisi habitat A. titanum menunjukkan bahwa beberapa bagian hutan
telah mengalami konversi menjadi kebun kopi khususnya di Hutan Ketenong II.
(Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Forestry |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 06 Oct 2025 01:44 |
| Last Modified: | 06 Oct 2025 01:44 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/27468 |

