Pitriyani, Pipi and Djamilah, Djamilah and Dwinardi, Apriyanto (2024) INSIDENSI NEMATODA PARASIT PADA TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) DI KECAMATAN KABAWETAN, KABUPATEN KEPAHIANG, PROVINSI BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI Pipi Pitriyani,NEW baru - Vivi Fitriyani.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Buncis (Phaseolus vulgaris L) merupakan tanaman semusim berbentuk perdu.
Peningkkatan produksi buncis memiliki arti penting dalam menunjang gizi Masyarakat.
Buncis salah satu sumber protein yang murah dan mudah di kembangkan. Manfaat tanaman
buncis antara lain sumber protein, vitamin dan mineral yang penting dan mengandung zatzat lain yang berkhasiat untuk obat berbagai macam penyakit. Banyak faktor penghambat
dalam budidaya tanaman buncis antara lain serangan hama nematoda.
Nematoda parasit tanaman (NPT) pada umumnya menyerang akar tanaman sehingga
berdampak langsung bagi pertumbuhan tanaman. Berdasarkan pengamatan pendahuluan
gejala tanaman akibat serangan nematoda pada buncis di Kecamatan Kabawetan, Kabupaten
Kepahiang, Provinsi Bengkulu yaitu tanaman kerdil, daun menguning dan tanaman layu.
Informasi tentang NPT yang menyerang tanaman buncis belum dilaporkan di
Bengkulu dan banyak petani setempat yang belum mengetahui bahwa NPT bisa
menyebabkan kehilangan hasil dan menyebabkan kerugian. Oleh karena itu penelitian
tentang insidensi NPT sangat diperlukan untuk antisipasi pengolaan populasinya di
lapangan.
Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi nematoda sampai tingkat genus,
menghitung kepadatan populasi nematoda dan memprediksi intensitas kerusakan tanaman
buncis. Penelitian ini dilakukan secara survei terdiri dari beberapa tahap,yaitu pertama
pengambilan sampel di lapangan dengan metode purposive sampling (secara sengaja).
Pengamatan dipilih setelah mengeksplorasi empat desa yang terdapat lahan buncis yang
terserang nematoda. Masing-masing desa dipilih satu lahan pertanaman milik petani yang
sudah ada dan bersedia untuk dilakukan pengamatan. Selanjutnya pengambilan sampel
dilakukan dengan metode Sistematik secara diagonal, setiap sampel diambil sebanyak lima
titik setiap lahan, dalam satu titik diambil dua tanaman setiap lahan. Pengamatan tanaman
terserang dilakukan dengan memperhatikan bagian tanaman di atas permukaan tanah.
Tanaman yang terserang menunjukkan gejala seperti tumbuh kerdil, daun menguning, dan
tanaman layu. Gejala pada akar diamati dengan mencabut dan mengamati keberadan luka,
bagian yang membusuk, dan puru akar. Sampel diambil sebanyak 100 g tanah dan 10 g akar
untuk diesktraksi sehingga total sampel yaitu 500 g tanah dan 50 g akar setiap lahan.
Selanjutnya yaitu proses ekstraksi nematoda dengan metode sentrifus kemudian
dilanjutkan fiksasi nematoda dengan FAA (formalin 40% = 100 ml, asam asetat glasial = 30
ml, alkohol 95% = 20 ml, gliserin = 10 ml, dan aquades = 840 ml) panas. Selanjutnya
menghitung kepadatan populasi nematoda dan identifikasi nematoda, dilaksanakan di
Laboratorium Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.
Dari hasil identifikasi yang telah dilakukan pada sampel tanah dan jaringan akar
tanaman buncis ditemukan dua genus nematoda yang ditemukan yaitu Meloidogyne dan
Helicotylenchus rerata paling tertinggi untuk ke empat desa pada sampel akar dan tanah
terdapat pada genus Meloidogyne sedangkan terendah genus Helicotylencus.
Nematoda genus Meloidogyne di empat desa terdapat perbedaan jumlah tanaman
terserang. Rerata intensitas serangan lebih tinggi di Desa Tangsi Duren 62% dibandingkan
dengan di Desa Sido Rejo 26%. Hal ini karena adanya tanaman lain cabai serta terdapat
banyaknya gulma di sekitar tanaman buncis yang bisa menjadi inang alternatif nematoda.
(Program Studi Proteksi Tanaman, Jurusan Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian,
Universitas Bengkulu)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Plant Protection |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 08 Oct 2025 03:54 |
| Last Modified: | 08 Oct 2025 03:54 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/28154 |

