Setyahati, Tellasya and Reswita, Reswita and Rihan, Ifebri (2024) ANALISIS EFISIENSI TATANIAGA CABAI MERAH DI PROVINSI BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI_(TELLASYA SETYAHATI_E1D020083) - Tellasya Setyahati.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (1MB)
Abstract
Indonesia sebagai negara agraris bergantung pada sektor pertanian, termasuk
subsektor hortikultura yang perlu dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Salah satu komoditas hortikultura yang penting adalah cabai merah, yang memiliki
potensi ekonomi tinggi tetapi juga mengalami fluktuasi harga, mempengaruhi
keuntungan petani. Fluktuasi ini sering kali terjadi karena peningkatan produksi yang
tidak seimbang dengan permintaan, sehingga diperlukan sistem tataniaga yang efisien.
Tataniaga adalah serangkaian kegiatan untuk mengalirkan produk dari produsen ke
konsumen, dan panjang pendeknya saluran tataniaga memengaruhi harga yang diterima
petani dan konsumen. Analisis margin tataniaga dapat membantu menentukan efisiensi
rantai pasokan, dimana tingginya nilai farmer's share menunjukkan efisiensi, meski
tidak selalu mencerminkan sistem tataniaga yang optimal. Penelitian ini fokus pada
analisis efisiensi tataniaga cabai merah di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten
Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini menganalisis
saluran dan distribusi cabai merah, menganalisis margin tataniaga dan farmer’s share
cabai merah dan menganalisis efisiensi tataniaga cabai merah di Kabupaten Rejang
Lebong dan Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.
Penelitian ini dilakukan di Desa Mojorejo, Desa Sumber Bening, Desa Suban
Ayam, Desa Tangsi Duren, Desa Suka Sari, dan Desa Tangsi Baru pada bulan Mei
hingga Juli 2024 menggunakan metode three stages cluster sampling. Penentuan sampel
dilakukan dengan metode purposive sampling dan pengambilan sampel petani cabai
merah keriting dilakukan dengan metode stratified random sampling berdasarkan luas
lahan (sempit, sedang, luas) dengan total 169 petani terpilih. Untuk pedagang dan
konsumen digunakan metode snowball sampling sesuai alur distribusi. Jenis data yang
digunakan ialah data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulaan data kuesioner
dan observasi. Analisis data yang digunakan ialah analisis kualitatif deskriptif, analisis
margin tataniaga dan farmer’s share serta analisis efisien tataniaga.
Hasil penelitian menunjukkan saluran tataniaga cabai merah di Kabupaten
Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang masing-masing terdiri dari tiga saluran
distribusi, dengan perbedaan jumlah cabai yang mencapai konsumen di setiap saluran.
Di Kabupaten Rejang Lebong, saluran memiliki total margin tataniaga sebesar
Rp11.500/Kg dengan farmer's share 75% (efisien), sedangkan saluran II memiliki total
margin Rp19.000/Kg dengan farmer's share 65% (efisien), serta saluran III memiliki
total margin Rp15.000/Kg dengan farmer's share 70% (efisien). Di Kabupaten
Kepahiang, saluran memiliki total margin tataniaga sebesar Rp12.500/Kg dengan
farmer's share 74% (efisien), sedangkan saluran II memiliki total margin Rp13.000/Kg
dengan farmer's share 73% (efisien), serta saluran III memiliki total margin
Rp15.000/Kg dengan farmer's share 70% (efisien). Secara keseluruhan, tingkat efisiensi
tataniaga di kedua kabupaten berada di bawah 50%, menunjukkan bahwa saluransaluran ini efisien.
Kata Kunci : Margin Tataniaga, Farmer’s Share, Efisiensi Tataniaga
(Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian,
Universitas Bengkulu)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 13 Oct 2025 01:32 |
| Last Modified: | 13 Oct 2025 01:32 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/28862 |

