PERALIHAN ASET ANTARA DAERAH OTONOMI INDUK DENGAN DAERAH OTONOMI BARU DARI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI WILAYAH PROVINSI JAMBI

Muh. Ilham, Mulyawan and Ardilafiza, Ardilafiza and Tri, Andika (2022) PERALIHAN ASET ANTARA DAERAH OTONOMI INDUK DENGAN DAERAH OTONOMI BARU DARI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH DI WILAYAH PROVINSI JAMBI. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Text (Thesis)
SKRIPSI ILHAM YES.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Kota Sungai Penuh merupakan daerah otonomi baru baru di indonesia
yang merupakan hasil pemekaran dari wilayah administrasi Kabupaten Kerinci.
Penelitian ini mengenai peralihan aset daerah antara daerah otonomi induk
(kabupaten kerinci) dengan daerah otonomi baru (kota sungai penuh) yang belum
terlaksanakan secara optimal sesuai dengan perintah undang-undang nomor 25
tahun 2008 tentang pembentukan kota Sungai Penuh di Wilayah Provinsi Jambi
yang menyebutkan proses peralihan aset harus dituntaskan paling lambat 5 (lima)
tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan
peralihan aset barang milik daerah dari Kabupaten Kerinci kepada pemerintah
daerah Kota Sungai Penuh dan untuk mengetahui apa konsekuensi hukum jika
kabupaten kerinci tidak melaksanakan penyerahan aset kepada Kota Sungai
Penuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yang berupa
penelitian dilapangan meliputi 2 (dua) daerah administrasi yaitu pemerintah
Kabupaten Kerinci dan pemerintah Kota Sungai Penuh. Selanjutnya
mengumpulkan bahan hukum melalui media online dan offline, Lalu dianalisis
menggunakan metode yuridis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan Pada
proses pelaksanaan peralihan aset barang milik daerah antara Kabupaten Kerinci
dan Kota Sungai Penuh telah melampaui batas waktu yang ditentukan undang�undang, disebabkan terdapat perbedaan penafsiran undang-undang oleh kedua
pihak dan disebabkan terdapat adanya ketidakpastian kewenangan dalam
menyelesaikan persoalan pelimpahan aset daerah antara Kabupaten Kerinci dan
Kota Sungai Penuh.
Kata kunci: Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Peralihan Aset Daerah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science
Depositing User: Irma Rohayu, S.IPust
Date Deposited: 03 Nov 2025 03:26
Last Modified: 03 Nov 2025 03:26
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/30854

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200