ANALISIS KEMISKINAN MULTIDIMENSI DI KOTA BENGKULU

Verolina, Lidyah and Novi, Tri Putri (2020) ANALISIS KEMISKINAN MULTIDIMENSI DI KOTA BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Skripsi Lidyah Verolina (C1A016007).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Kemiskinan merupakan penyakit yang muncul saat masyarakat selalu
mempunyai kekurangan secara material ataupun non material dalam memenuhi
hak-hak dasar. Hak-hak dasar meliputi terpenuhinya kebutuhan pangan,
kesehatan, pekerjaan , perumahan , air bersih dan lingkungan hidup. Kota
Bengkulu memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi merupakan wilayah
perkotaan yang tumbuh dan berkembang menyebabkan berkembangnya
heterogenitas yang menunjukan perbedaan sosial penduduknya (Mc Gee , 1995).
Hal ini menjadi pemisah yang menyebabkan terjadinya perbedaan kelompok
ekonomi dan sosial. Sehingga muncul keterbatasan sarana dan prasarana, diawali
dengan munculnya masyarakat urban, ditandai dengan adanya pemukiman kumuh
dan kantong-kantong kemiskinan di daerah perkotaan (slum area). Kondisi ini
mengakibatkan penurunan kualitas fisik maupun non fisik terhadap kondisi
pemukiman masyarakat di Kota Bengkulu. Untuk mewujudkannya diperlukan
kualitas hidup masyarakat yang tinggi, tecermin dalam indeks pembangunan
manusia.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kondisi kemiskinan
multidimensi di Kota Bengkulu pada tahun 2019. Metode analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode Alkire-Foster yang melihat kemiskinan dari
tiga dimensi . dimensi yang digunakan yaitu kesehatan , pendidikan dan standar
hidup dengan 11 indikator yaitu imunisasi , kalori , penolong persalinan , akses
pra sekolah , melek huruf , sanitasi , air bersih , kepemilikan rumah , atap ,
dinding dan lantai , akses listrik dan bahan bakar memasak.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa angka kemiskinan
multidimensi di Kota Bengkulu pada tahun 2019 adalah sebesar 3.26% dengan
kontributor kemiskinan terbesar dimensi standar hidup dan kontributor indikator
terbesar terdapat pada kepemilikan rumah. Pemerintah di Kota Bengkulu
diharapkan dapat membuat kebijakan yang dapat mengentaskan kemiskinan pada
penduduk yang belum memiliki rumah dengan memberikan kredit pemilikan
rumah atau menyediakan rumah susun dengan biaya yang terjangkau.
Kata Kunci : Indikator, Kemiskinan Multidimensi , Metode Alkire-Foster.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economy > Department of Development Economics
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 07 Nov 2025 09:12
Last Modified: 07 Nov 2025 09:12
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/31191

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200