ANALISIS HARGA TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT PROVINSI BENGKULU

Karunia, Ommi Putera and Lela, Rospida (2020) ANALISIS HARGA TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT PROVINSI BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Skripsi Ommi Putera Karunia (C1A016056).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Bengkulu selama
tahun 2013-2019 cenderung mengalami penurunan. Penurunan tersebut merupakan
efek dari kebijakan pembatasan penggunaan CPO untuk bahan baku biodiesel atau
biofuel di negara-negara anggota Uni Eropa. Kondisi ini akan mengancam
keberlangsungan usaha yang berbahan baku kelapa sawit, terutama para petani
kelapa sawit yang jumlahnya mencapai 103 232 petani atau 29,54 persen dari
keseluruhan jumlah petani yang mengusahakan komoditas perkebunan. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis harga TBS kelapa sawit Provinsi Bengkulu dalam
2 (dua) tahun ke depan. Kajian penelitian berdasarkan deskripsi data yang tersedia
dan secara analisis teknikal meramalkan tingkat harga kelapa sawit dengan
menggunakan metode ARIMA. Data yang digunakan adalah data sekunder time
series harga rata-rata TBS kelapa sawit per bulan tahun 2013-2019. Dari deskripsi
data, potensi produksi TBS kelapa sawit Provinsi Bengkulu tahun 2010-2019
mencapai lebih dari 400 000 ton bahkan tahun 2019 mencapai lebih dari 700 000
ton. Sedangkan potensi industri pengolahan kelapa sawit (CPO) di Provinsi
Bengkulu dalam kapasitas jumlah industri besar sedang (IBS) tahun 2018-2019
hampir bahkan lebih dari 50 persen pada tahun 2019 dari total IBS di Provinsi
Bengkulu. Pemerintah telah melakukan peningkatan konsumsi CPO dalam negeri
dengan menetapkan program B20 hingga pencanangan B100. Sedangkan kebijakan
ekonomi luar negeri dilakukan negosiasi terhadap negara-negara Uni Eropa yang
memboikot komoditas olahan kelapa sawit, ekspansi pasar, dan bersinergi dengan
negara pengekspor CPO dalam penolakan terhadap komoditas ini. Data time series
harga rata-rata TBS kelapa sawit yang digunakan stasioner pada tingkat 1 (ada
proses differencing) atau d=1. Berdasarkan uji corelogram menunjukan adanya
proses ARIMA dengan kemungkinan ordo makasimal AR dan MA adalah 1 dan 6,
sehingga diperoleh 4 (empat) kombinasi model ARIMA (1,1,1), ARIMA (1,1,6),
ARIMA (6,1,1) dan ARIMA (6,1,6). Terjadi penurunan harga rata-rata TBS kelapa
sawit pada tahun 2020 dan 2021 dibandingkan dengan harga rill tahun 2018-2019.
Kata Kunci: Kelapa Sawit, Metode ARIMA

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economy > Department of Development Economics
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 07 Nov 2025 14:32
Last Modified: 07 Nov 2025 14:32
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/31204

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200