Diantama, Arfan and Effed, Darta Hadi (2020) PENGARUH USER INVOLVEMENT, SOCIAL PRESSURE, DAN CONFIRMATION, TERHADAP PERCEIVED ENJOYMENT YANG BERDAMPAK PADA CONTINUANCE INTENTION PENGGUNA E-COMMERCE SHOPEE DI PROVINSI BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI ARFAN FIX-converted (5).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Dinamika persaingan bisnis dalam perkembangan dunia teknologi informasi yang
semakin maju dan pesat sudah terasa dampaknya oleh sebagian besar masyarakat
dari sederhana menjadi modern dan serba cepat. Untuk itu banyak sekali
bermunculan e-commerce guna menunjang kebutuhan berbelanja yang lebih
praktis. Shopee adalah salah satu e-commerce terbesar di Indonesia. Hasil pra
survei menemukan fenomena bahwa Shopee sebagai salah satu e-commerce
terbesar Indonesia mendapat peringkat teratas sebagai e-commerce yang
aplikasinya paling banyak diunduh ternyata memiliki tingkat continuance
intention yang lebih rendah daripada pesaingnya. Menurut Swastha, (2009)
continuance intention adalah respon yang diharapkan dari suatu layanan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji model empiris dari continuance intention
yang dipengaruhi oleh variabel user involvement, social pressure, confirmation,
dan perceived enjoyment, serta menguji apakah variabel perceived enjoyment
dapat memediasi hubungan antara user involvement, social pressure, dan
confirmation terhadap continuance intention pada pengguna e-commerce Shopee
di Provinsi Bengkulu.
Menurut Davis (1989) continuance intention didefinisikan sebagai minat atau
keinginan dari seorang individu untuk terus menggunakan sebuah sistem. User
involvement didefinisikan sebagai tingkat identifikasi psikologis yang dimiliki
pengguna suatu sistem informasi yang menganggap suatu hal penting secara
pribadi (Shiau & Luo, 2012). Social pressure merupakan pengaruh langsung pada
orang-orang oleh lingkungan sosialnya, atau efek pada seseorang yang didorong
untuk mengikuti lingkungan sosial mereka dengan mengubah sikap, nilai-nilai
atau perilaku mereka untuk menyesuaikan diri dengan orang-orang dari kelompok
atau individu yang memengaruhi (Ajzen, 1985). Bhattacherjee (2001) menyebut
confirmation adalah realisasi dari manfaat yang diharapkan dari penggunaan
sistem informasi dan disconfirmation merupakan representasi dari kegagalan
sistem untuk memenuhi harapan pengguna. Davis et al., (1992) mendefinisikan
perceived enjoyment dengan manfaat intrinsik yang didapatkan melalui
penggunaan teknologi.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer
yang diperoleh dari penyebaran kuesioner online. Kuesioner menghasilkan 200
responden pengguna e-commerce Shopee di Provinsi Bengkulu. Kemudian data
yang diperoleh tersebut dianalisis dengan metode Structural Equation Model
x
(SEM) dengan alat analisis AMOS. Didapatkan bahwa terdapat 23 outlier yang
kemudian tidak diikutsertakan dalam perhitungan Structural.
Hasil penelitian ini menjunjukkan bahwa: 1) User involvement berpengaruh
positif dan signifikan terhadap perceived enjoyment. 2) Social pressure
berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived enjoyment. 3) Confirmation
berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived enjoyment. 4) Perceived
enjoyment berpengaruh positif dan signifikan terhadap continuance intention. 5)
User involvement berpengaruh positif dan signifikan terhadap continuance
intention. 6) Social pressure berpengaruh positif dan signifikan terhadap
continuance intention. 7) Confirmation berpengaruh positif dan signifikan
terhadap continuance intention. 8) Perceived enjoyment dapat memediasi secara
parsial hubungan user involvement terhadap continuance intention dengan besar
pengaruh tidak langsung 0,293. 9) Perceived enjoyment data memediasi secara
parsial hubungan social pressure terhadap continuance intention dengan besar
pengaruh tidak langsung 0,127. 10) Perceived enjoyment data memediasi secara
parsial hubungan confirmation terhadap continuance intention dengan besar
pengaruh tidak langsung 0,300.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, 1) Penelitian ini menunjukkan bahwa user
involvement, social pressure, dan confirmation berpengaruh positif dan signifikan
terhadap perceived enjoyment. 2) Penelitian ini menunjukkan bahwa perceived
enjoyment, user involvement, social pressure, dan confirmation berpengaruh
positif dan signifikan terhadap continuance intention. 3) Perceived enjoyment
dapat memediasi hubungan user involvement, social pressure, dan confirmation
terhadap continuance intention. Adapun saran praktis dalam penelitian ini bagi e
commerce Shopee dapat memperhatikan variabel-variabel yang dapat secara
simultan meningkatkan continuance intention penggunanya. Penyesuaian layanan,
fitur, dan kehandalan e-commerce Shopee dengan kebutuhan, kepentingan, dan
nilai nilai yang disukai pengguna. Melakukan campaign yang melibatkan
kelompok-kelompok masyarakat dan dapat memancing sebanyak-banyaknya
masyarakat untuk menggunakan Shopee. Pembenahan kualitas layanan,
penambahan fitur-fitur yang dapat memberikan pengalaman belanja online yang
positif, dan unik. Pembaruan fitur yang terus dikembangkan oleh perusahaan dan
harus diimbangi dengan diterbitkannya prosedur penggunaannya, sehingga akan
mempermudah konsumen dalam penggunaan. Tampilan antar muka e-commerce
juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan enjoyment pengguna.
Kata Kunci : Continuance intention, User Involvement, Social Pressure,
Perceived enjoyment
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Economy > Department of Management |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 07 Nov 2025 15:17 |
| Last Modified: | 07 Nov 2025 15:25 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/31212 |

